Pesawat Asing Masuk RI
Penumpang Pesawat Pakistan Menginap di Makassar
Penumpang pesawat pakistan airlines yang ditahan di Indonesia, malam ini diinapkan di wisma nusantara, makassar.
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pesawat milik Pakistan Internasional Airlines (PAI) yang mengangkut 49 polisi Pakistan yang bekerja untuk PBB, dipaksa mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (7/3) sekitar pukul 13.40 Wita
Rencananya sejumlah penumpang pesawat tersebut akan di inapkan di Wisma Darma Nusantara, yang tak jauh dari Lanud Sultan Hasanuddin.
Hal itu diungkapkan oleh Kasubsi penindakan Keimigrasian, kantor Imigrasi Makassar Muh Bakri."Malam ini penumpang PIA menginap di Darma Nusantara," tegas Bakri.
Komandan Landasan Udara (Dan Lanud) Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Agus Supriatna, saat ditemui di Lanud Sultan Hasanuddin, penahanan pesawat tersebut berdasarkan perintah dari Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas).
" Kami mendapat perintah dari Kohanudnas, melalui Kosekhanudnas II, dari Kosekhanudnas II kemudian memerintahkan Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin untuk melakukan pengejaran dan penangkapan atau intersave, ini sudah sesuai dengan prosedural," ujarnya.
Pesawat tersebut dipaksa mendarat oleh dua pesawat tempur milik Indonesia Sukhoi, saat beradaa sekitar 180 mil dari wilayah Dili dengan ketinggian 34000 FIT. Pesawat tersebut tidak memiliki izin saat memasuki kawasan udara Indonesia.
Informasinya pesawat komersial tersebut berangkat dari Timor Leste dengan tujuan Pakistan, namun rencananya akan transit di Malaysia.