Selasa, 9 Juni 2026

Rumah Keluarga Marentek-Pongajouw Ludes Terbakar

Atap rumah keluarga Marentek-Pongajouw terletak di Kelurahan Ranomea, Amurang Timur, ludes terbakar, Rabu (23/03/2011)

Tayang:
Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Tribun Manado, David Kusuma

TRIBUNNEWS.COM, AMURANG - Disaat sedang ditinggal oleh pemilik untuk beraktivitas, bagian atap rumah keluarga Marentek-Pongajouw terletak di Kelurahan Ranomea, Amurang Timur, ludes terbakar, Rabu (23/03/2011) sekitar pukul 12.00 Wita.

Kebaran tersebut terjadi saat, Sem Marentek pemilik rumah sedang berada di kebun, sementara Dortje Pongajouw sedang mengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) Ranomea.

Sementara sang anak Deni Marentek juga sedang keluar rumah, begitupula Oma Maria Lapod, ibu dari Dortje siang itu tidak berada di rumah.

"Anak-anak SD Impres kebetulan lihat api dan asap membumbung di atap, sehingga berterika kebakaran. Akhirnya seluruh tetangga datang memadamkan api," ujar Sem Kontu, Lurah Ranomea.

Para tetangga sekitar langsung menyiram air, dan masih berhasil mengeluarkan sebagian barang seperti kasur, kursi-kursi sofa, dan lainya. Meski begitu seluruh bagian atap ludes dilalap api.

"Dugaan sementara ini karena korslet arus listrik," ujar Kontu lagi.

Kebakaran ini juga sempat membuat warga sekitar memadati lokasi melihat proses pemadaman. Sementara Dortje Pongajouw saat tiba dari sekolah tempat mengajar terlihat terpukul dengan kejadian tersebut.

Paling disesalkan dia adalah berkas-berkas murid, ludes menjadi abu. "Ini kwa berkas-berkas kita pe anak TK," ucap dia.

Sesalkan Damkar Rusak

Para warga setempat sangat menyesalkan armada pemadam kebakaran (Damkar) yang dihubungi tetapi malah rusak dua-duany.

"Kami kecewa dengan pemkab, sudah dua jam kebaran dan kami hubungi-hubungi mereka katanya rusak damkar dua-duanya, lalu kenapa sampai sekarang tidak diservice-service," ujar Jafet Repi warga setempat.

Tambah Arke Suoth, warga lainnya, padahal warga setempat padamkan sendiri mampu membuat api tidak berkobar luas. "Apalagi kalau ada damkar, sudah hubungi-hubungi tetapi masih rusak," kata dia.

Kerugian akibat kebakaran masih terus didata.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved