Negara Islam Indonesia
Ada Presiden dan Menteri di Al-Zaytun
Ma'had Al-Zaytun Indramayu kerap menggunakan istilah presiden untuk ketua santri dan menteri bagi para pembantu ketua santri.
TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Ma'had Al-Zaytun Indramayu kerap menggunakan istilah presiden untuk ketua santri dan menteri bagi para pembantu ketua santri. Istilah tersebut sudah ditanamkan sejak Al-Zaytun berdiri.
Mengenai istilah tersebut, Menteri Agama Suryadharma Ali pun sempat bertanya. Sebab, sejauh ini istilah presiden dan menteri biasa digunakan dalam sebuah negara.
"Tadi Anda katakan ada presiden di sini. Presiden santri? Apa itu?" tanya Suryadharma kepada Panji Gumilang di sela-sela mengunjungi Ma'had Al-Zaytun di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/5).
Mendengar pertanyaan itu, Panji pun menjelaskan apa itu presiden santri. Menurut pria asal Jawa Timur, itu presiden santri adalah ketua santri. Presiden santri tersebut juga memiliki menteri-menteri sebagai anak buahnya. "Ketua itu presiden. Kalau bahasa Arab-nya rois," kata Panji.
Menurut Panji, istilah presiden dan menteri sengaja dipilih sebagai bekal anak didiknya untuk berdinamika di masyarkat.
Panji mengatakan, menteri adalah pembantu presiden, sebagaimana Suryadharma yang menjadi pembantu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. "Pak Menteri (Suryadharma) juga pembantu presiden. Presidennya adalah Presiden RI (Susilo Bambang Yudhoyono)," ujar Panji.
Suryadharma mengunjungi Al-Zaytun dalam rangka mengklarifikasi soal keterkaitan Al-Zaytun dengan NII KW 9. Sebab, belakangan disebut-sebut jika Al-Zaytun merupakan pusat pemerintahan NII KW 9 dengan presiden Panji Gumilang.