Sabtu, 24 Januari 2026

Negara Islam Indonesia

PMII: Tetap Pertahankan Keutuhan NKRI

Maraknya radikalisme mengancam persatuan nasional yang berangkat dari ideologi yang mengingkari

Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol F Rumaijuk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maraknya radikalisme mengancam persatuan nasional yang berangkat dari ideologi yang mengingkari nasionalisme, kelompok islam garis keras mempunyai obsesi untuk mengganti NKRI menjadi Negara Islam atau negara khilafah.

"Seluruh masalah yang membelit negeri ini ditimpakan kesalahan kepada bentuk negara nasional dengan ideologi Pancasila dan UUD'45," kata Darwin Sipahutar, koordinator aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Utara, di depan kantor DPRD Sumatera Utara, jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (25/5/2011).

Aksi ini mengusung puluhan massa serta melakukan atraksi yang menandakan penolakan terhadap ideologi yang menentang Pancasila dan UUD 1945.

Dalam aksi ini juga mereka membawa spanduk dan bendera PMII. Serta peralatan atraksi dengan uneg-unegnya.

Aksi yang dikoordinir Muniruddin Ritonga ini menyampaikan sikap sebagai pergerakan mahasiswa. Mereka mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap mempertahankan NKRI dengan tidak mempertentangkan Islam dan Nasionalisme.

Mengajak seluruh ekspresi sikap keberagaman, yang bersendikan prinsip, tawasud (mudrat) Tawazun (seimbang dan selaras) I'tidal (teguh dan tidak berat sebelah) dan Iq'tishod (bertindak seperlunya dan sewajarnya).

Massa juga mendesak pemerintah daerah Sumatera Utara untuk berani menegakkan mahkota kedaulatan bangsa di atas kepentingan daerahnya. "Yang senantiasa menjaga dan tidak memberikan aset daerah kepada asing.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved