Putri Kalsel 2011 Dijemur di Terik Matahari
Terik matahari tak membuat Kevin Roseliny menyerah. Lengkap mengenakan selempang finalis Putri Kalsel 2011, gadis berkulit putih ini
Laporan Wartawan Banjarmasinpost.co.id, Risman dan Muhtar Wahid
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Terik matahari tak membuat Kevin Roseliny menyerah. Lengkap mengenakan selempang finalis Putri Kalimantan Selatan (Kalsel) 2011, gadis berkulit putih ini terlihat tetap bersemangat membawa bibit pohon untuk ditanam di kawasan Siring Piere Tendean, Banjarmasin.
Kevin bersama 19 finalis lain, Jumat (8/7/2011) siang, mengikuti kegiatan penanaman sekaligus sesi pemotretan di tempat terbuka.
"Semoga pohon ini tumbuh subur. Saya sangat senang kalau pohon ini bisa bertahan hingga besar. Pohon ini akan menjadi kenangan tak terlupakan," ujar siswa SMP PGRI 6 Banjarmasin.
Tak ditampiknya, Banjarmasin masih cukup gersang dan perlu banyak dilakukan penanaman pohon.
"Polusi udara yang sekarang terjadi bisa diminimalkan dengan penghijauan," ujarnya.
Kevin mengaku cukup senang bisa mengikuti kegiatan di masa karantina, meski kegiatan cukup banyak. Pagi hari, mereka diajak ke pasar terapung. Usai mengunjungi pasar terapung Kuin, finalis mengikuti pembekalan kepribadian dan ujian tertulis tentang budaya dan pariwisata.
"Jadwalnya cukup padat. Untung Kevin kondisinya cukup fit. Malam sebelumnya, kami fitting busana sampai pukul 02.00 wita," ujar Kevin.
Gadis berambut pirang ini juga cukup menikmati sesi pemotretan, baik foto bersama maupun sendiri. Usai difoto, dia sesekali minta diperlihatkan hasil jepretan. Seakan tak puas, dia juga tak malu-malu minta dipotret lagi.
Menikmati pemandangan di siring juga dirasakan Rehan Indah Sekar Wangi. Finalis dengan nomor urut 20 ini juga tak takut berada di siring, walaupun sore itu cukup terik.
"Doakan semoga berjalan lancar dan saya bisa tampil maksimal saat grandfinal nanti," ujarnya.
Mitra, ketua panitia pelaksana, mengatakan Sabtu (9/7/2011) pagi hingga siang dilakukan gladi resik. "Sore para finalis sudah menuju restoran Lima Rasa mengikuti babak grandfinal yang akan menetapkan Putri Kalsel 2011," ujar Mitra.
Di babak final itu, 20 puluh finalis akan terseleksi hingga keluar 10 besar. Selanjutnya mengerucut lagi menjadi lima besar dan tiga besar hingga akhir acara ditetapkan juara I.
"Juara I akan turun di tingkat nasional untuk mendapatkan gelar putri pariwisata," ujar Mitra.
Bertempat di Gedung Gumilang Kaca Taman Budaya Kalsel, Jumat (8/7), finalis Putri Kalsel 2011 juga diberikan pembekalan kecantikan. Kelas ini cukup menyulitkan.
"Iya, paling sulit praktek eye shadow. Ternyata make up itu nggak gampak," ujar Galuh Banjarbaru 2010, Yusmina Utami. Ditanya persaingannya dengan Galuh Banjarbaru 2011, Agustia Rahmani Fahma, Yusmina mengaku tidak ada persaingan.
"Saya dan Tia sama-sama mencari pengalaman di dalam ajang pemilihan Putri Kalsel 2011 ini," ujarnya.
Senada dengan Agustia. Dia tidak menganggap kakak seniornya di Pewadahan Nanang Galuh (Naga) Banjarbaru sebagai saingan. "Kami sama-sama cari pengalaman," ujarnya.