Rabu, 8 April 2026

Anak Tega Bunuh Ayah Karena Tak Dibelikan Motor

Peristiwa tragis itu terjadi, Senin (11/7/2011), sekitar pukul 05.00 WIB pagi hari. Ketika korban sedang menyaksikan televisi di rumah.

Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Indra Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, TERUSAN NYUNYAI - Diduga akibat tidak dibelikan sepeda motor, Sopian (18) warga Kampung Gunung Batin Baru Kecamatan Terusan Nyunyai, Lampung Tengah, Lampung nekat menghabisi nyawa ayah kandungnya, Solihin (51).

Peristiwa tragis itu terjadi, Senin (11/7/2011), sekitar pukul 05.00 WIB pagi hari. Ketika korban sedang menyaksikan televisi di rumah.

Pelaku melampiaskan amarahnya, dengan cara membacok menggunakan sebilah golok pada bagian tangan, punggung, dan sekitar leher.

Mansur, salah seorang kerabat korban menjelaskan, pembunuhan diperkirakan akibat keinginan pelaku untuk memiliki sepeda motor tidak dipenuhi oleh korban. “Setahu kami itu. Kemungkinan besar gara-gara motor,” bebernya.

Menurutnya, keinginan pelaku untuk memiliki sepeda motor sudah sejak satu hingga dua bulan belakangan. Namun, belum terpenuhi.

“Kalau kerja biasa. Kebon singkong. Kalau Sopian kerjanya serabutan,” tukas Mansur.

Kapolsek Terusan Nyunyai AKP Sutiyono mengaku, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tersangka Sopian. Motif sementara, pembunuhan diakibatkan keinginan yang tidak terpenuhi dari pelaku.

“Kita masih lakukan pengejaran terhadap tersangka. Karena korban melarikan diri. Dari beberapa saksi yang kita mintai keterangan, motifnya diduga karena pelaku tidak dikasih motor. Kabarnya itu, pelaku sudah mau punya motor dari dua bulan kemarin,” terangnya.

Sutiyono belum dapat memastikan, apakah pelaku Sopian telah merencanakan untuk melakukan pembunuhan terhadap ayah kandungnya. “Kita belum tahu. Karena tersangka belum ditangkap. Sementara ini ya itu, karena tidak dibeliin motor,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved