Rabu, 27 Mei 2026

Monumen Merapi

Mobil APV Diterjang Awan Panas Saat Selamatkan Mbah Maridjan

Mobil sudah mereka parkir di depan rumah Mbah Maridjan. Namun mereka justru tewas bersama Mbah Maridjan di sana.

Tayang:
Editor: Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Setelah sadar tentang adanya bahaya, 14 orang warga dan keluarga Mbah Maridjan dievakuasi dengan mobil itu. putra Mbah Maridjan, turun dengan mengendarai sepeda motornya. Sampai di barak pengungsian Desa Umbulharjo, kendaraan evakuasi lain baru datang di sana.

Tutur dan Yuniawan kembali naik ke atas. Mereka hendak menyelamatkan Mbah Maridjan. Mobil sudah mereka parkir di depan rumah Mbah Maridjan. Namun mereka justru tewas bersama Mbah Maridjan di sana. Mobil itu juga tersambar awan panas dan rusak.

Mobil Suzuki APV yang dijadikan monumen erupsi merapi adalah mobil pertama yang naik mengevakuasi warga saat bencana erupsi Merapi pada 26 Oktober yang lalu terjadi.

Saat itu kondisi mobil masih belum terlalu parah. Cat mobil berwarna biru telur masih utuh dan ban mobil masih komplit sehingga bisa dikerek turun. Empat hari setelah bencana, mobil dibawa turun ke kediaman Dukuh Pangukrejo, Riptohartono. Setelah itu, kondisi mobil semakin tambah ringsek karena Merapi kembali meletus pada 5 November 2010.

Rangka mobil dipindahkan dari bekas kediaman Riptohartono (67) di Dukuh Pangukrejo, ke depan bekas kediaman Mbah Maridjan di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Minggu (21/8/2011).

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved