Bocah Berpaku Parepare
Ahli Bedah: Tak Mungkin Paku Tumbuh di Tubuh Manusia
Keberadaan benda aneh dalam tubuh Syafira (3), diketahui sejak enam bulan lalu. Tiba tiba ada benda mirip besi yang keluar.
Laporan Wartawan Tribun Timur, Achwan Ali
TRIBUNNEWS.COM, PAREPARE - Keberadaan benda aneh dalam tubuh Syafira (3), diketahui sejak enam bulan lalu. Tiba tiba ada benda mirip besi yang keluar.
Kejadian itu enam bulan lalu, saat mereka masih tinggal di Soppeng. Namun tidak adanya biaya, sehingga sang ibu Syarifa, menunda, hingga ia mendapatkan jamkesda.
"Saya sendiri kaget setelah melihat persis paku yang dulu saya sempat keluarkan di Soppeng enam bulan lalu. Dan saya berharap, anak saya lekas sembuh. Saya tidak akan melepaskan pantauan terhadap anak saya sedetikpun," kata Syarifa.
Informasi lainnya, paku-paku tersebut diduga sengaja dimasukkan. Pasalnya pihak rumah sakit memastikan paku-paku tersebut adalah paku asli dan tidak mungkin tumbuh dengan sendirinya dalam tubuh Syafira.
Kecurigaan kian jelas setelah tim medis menemukan bekas luka yang sudah tertutup daging pada bagian betis sebelah kanan Syafira, Bekas luka itu sudah membentuk saluran menyerupai pipa. Dari saluran bekas luka inilah, dokter menduga paku-paku tersebut dimasukkan dengan sengaja.
"Secara medis, tidak mungkin paku itu tumbuh dalam tubuh manusia. Proses masuknya justru sementara kita lacak, karena kita juga menemukan adanya paku yang baru dimasukkan. Dugaan ini muncul setelah tim menemukan bekas luka pada betis Syafira. Persoalan apakah ini tindak kriminal atau magis, kami tidak tahu," tegas Ahli Bedah RSUD Andi Makkasau, dr Kamaruddin Said. (*)