Jumat, 15 Mei 2026

Pelajar di Karawang Dibunuh Teman Sendiri demi Motor, Bukan Korban Bentrok Suporter

Pelajar AF di Karawang ternyata dibunuh teman sekolah demi motor korban, bukan akibat bentrokan suporter

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribun Jabar/Cikwan Suwandi
BARANG BUKTI - Kepolisian Resor Karawang memastikan korban bukan tewas akibat bentrokan suporter sepak bola, melainkan dibunuh oleh FA (17), remaja yang masih berstatus pelajar dan merupakan teman sekolah korban. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus tewasnya pelajar AF (15) di bantaran Sungai Citarum, Karawang, terungkap sebagai pembunuhan berencana oleh teman sekolahnya berinisial FA (17) 
  • Polisi menyebut pelaku membunuh korban menggunakan pisau demi menguasai sepeda motor korban untuk dijual karena terlilit utang 
  • Polisi menegaskan kasus ini bukan terkait bentrokan suporter sepak bola

 

TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG - Misteri kematian AF (15), pelajar yang ditemukan tewas di bantaran Sungai Citarum, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. 

Polisi memastikan korban bukan meninggal akibat bentrokan suporter sepak bola, melainkan menjadi korban pembunuhan yang diduga telah direncanakan.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, pelaku berinisial FA (17), yang merupakan teman sekolah korban, berhasil ditangkap kurang dari 48 jam setelah jasad AF ditemukan warga.

“Pelaku berhasil kami amankan dalam waktu 2 x 24 jam setelah penyelidikan intensif dilakukan Satreskrim, Satres PPA, dan Resmob,” ujar Fiki dalam konferensi pers, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Penemuan Buku PR Anak Ungkap Kasus Mayat Pria dalam Karung Goni di India

Dari hasil penyelidikan, korban dan pelaku diketahui saling mengenal sejak bersekolah di SMK yang sama.

Korban masih duduk di kelas 1 SMK, sedangkan pelaku merupakan mantan siswa kelas 3 yang telah lulus.

Polisi mengungkap, aksi pembunuhan itu diduga sudah direncanakan.

Peristiwa bermula saat korban menjemput pelaku sebelum keduanya pergi ke wilayah Batujaya.

Setibanya di lokasi kejadian, pelaku diduga langsung menyerang korban menggunakan pisau dapur yang telah dipersiapkan sebelumnya.

“Pelaku memiting korban, menarik lehernya, lalu menyayat dan menusuk korban menggunakan pisau dapur,” kata Fiki.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada kanan, dada kiri, dan pinggang hingga meninggal dunia di tempat.

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku membawa kabur sepeda motor milik AF dan menjualnya dengan harga lebih dari Rp4 juta.

Polisi kini masih memburu pihak yang membeli kendaraan tersebut.

Menurut polisi, motif pembunuhan dipicu masalah ekonomi. Pelaku disebut terlilit utang dan berniat menguasai sepeda motor korban.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved