Rabu, 20 Mei 2026

Tim Temukan Potongan Tulang di Bangkai Kapal Marina

Potongan tulang yang kondisinya sudah rapuh ditemukan dalam kabin truk di bangkai Kapal Motor (KM) Marina

Tayang:
Editor: Prawira

TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Potongan tulang yang kondisinya sudah rapuh ditemukan dalam kabin truk di bangkai Kapal Motor (KM) Marina Nusantara, Rabu (2/11).

Pada evakuasi hari kedua, bentuk potongan benda yang ditemukan di kabin salah satu truk di barisan ke tiga dari depan KM Marina itu mirip sekali dengan tulang lengan manusia.

Pantauan Bpost, PT Mantap Mulia Bersaudara selaku pelaksana evakuasi sejak pagi melanjutkan proses pembongkaran puing mobil yang berada di haluan kapal.

Proses evakuasi kerangka mobil di bagian haluan kapal sedikit agak lambat karena kerangka mobil saling gencet dan mengikat satu sama lain. Untuk mengevakuasinya, pekerja terpaksa harus melakukan pemotongan kerangka truk agar lebih mudah dikeluarkan.

Di sela-sela proses evakuasi muatan KM Marina, anggota Basarnas, Ditpolair Polda Kalsel, Tagana dan Adpel mulai melakukan pencarian kemungkinan adanya mayat atau kerangka korban.

Petugas gabungan melakukan pencarian dengan memeriksa bagian kabin truk-truk yang ada di dalam kapal. Khususnya pada truk di barisan ke tiga dari depan yang diduga milik Ahmad Haris (31), yang hilang dalam peristiwa terbakarnya KM Marina Nusantara, sebulan silam.

Alhasil, petugas menemukan beberapa potongan dan serpihan yang diduga tulang belulang di atas kursi di dalam kabin salah satu truk yang bermuatan besi cor, kol, durian, alat masak, sepeda motor dan lain-lain.

Benda itu kemudian langsung dievakuasi dan dimasukkan ke dalam plastik, lalu dibawa ke kapal Ditpolair Polda Kalsel.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Kalsel, Kompol Joko Sadono mengungkapkan, benda yang ditemukan tersebut belum bisa dipastikan apakah tulang manusia, tulang hewan atau yang lainnya. "Untuk memastikannya, yang ditemukan itu akan kita bawa ke DVI (Disaster Victim Identification) Polda Kalsel untuk diidentifikasi," ungkap Joko yang ada di lokasi.

Menurut Joko, untuk selanjutnya, pencarian korban tetap akan terus dilakukan. "Pencarian tidak terfokus pada truk yang ditemukan benda tersebut tapi juga di truk yang lain," kata Joko.

Sementara itu, Edo Kurniawan, adik kandung Haris berharap agar secepatnya dipastikan apakah benda itu memang tulang manusia atau bukan. "Kami juga minta secepatnya dipastikan apakah itu memang tulang kakak saya atau bukan," ujar Edo.

Menurut Edo, kalau memang benda itu memang tulang belulang kakaknya, secepatnya akan dibawa ke rumahnya di Kenjeran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Terpisah, Project Manager PT Mantap Mulia Bersaudara, Anang Rifani mengungkapkan, proses evakuasi kerangka mobil di bagian depan memang agak sulit karena mobil saling gencet. (banjarmasinpost.co.id / budi arif)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved