Aksi Buruh Tuntut Kenaikan Upah
Polri: Tak Ada Buruh di Batam Tertembak Peluru Tajam
Polri menyatakan tak korban dari buruh yang tertembak peluru tajam dalam aksi unjuk rasa ribuan buruh yang berujung rusuh di Batam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri menyatakan tak korban dari buruh yang tertembak peluru tajam dalam aksi unjuk rasa ribuan buruh yang berujung rusuh di Batam, Kepulauan Riau, pada Kamis (24/11/2011) kemarin.
Adapun korban luka adalah korban luka terkena lemparan batu dan peluru karet.
"(Korban peluru karet) 3 orang. Tidak ada peluru tajam," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/11/2011).
Lebih lanjut Saud menjelaskan, tercatat 3 orang buruh tertembak peluru karet petugas dan korban luka lemparan batu, yakni 2 petugas Satpol PP 2 orang, 3 anggota Brimob, 6 buruh, dan seorang warga sipil.
Selain itu, sedikitnya 12 mobil dan 6 pos polisi dirusak dan dibakar massa.
Polisi juga telah menetapkan dua buruh sebagai tersangka provokasi dan perusakkan kantor Walikota Batam.