Breaking News:

Kabupaten Purbalingga Masih Kekurangan PNS

Kepala BKD Purbalingga, Wahyu Kontardi, mengatakan pemberlakuan moratorium CPNS membuat Purbalingga kekurangan pegawai.

Laporan Wartawan Tribun Yogya,Hanan Wiyoko

TRIBUNNEWS.COM,PURBALINGGA – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purbalingga, Jawa Tengah, Wahyu Kontardi, mengatakan pemberlakuan moratorium atau penundaan rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) membuat Kabupaten Purbalingga kekurangan pegawai.

Kekurangan ini ditambah banyaknya PNS yang mengakhiri masa jabatan sebanyak 637 orang sejak 2010.

Dari 637 PNS yang pensiun itu paling banyak tenaga fungsional seperti guru dan tenaga kesehatan. Kekurangan tenaga teknis non karir seperti pengemudi dan pesuruh juga menjadi dampak dari rekruitmen CPNS yang lebih banyak untuk tenaga diploma dan sarjana dalam 10 tahun terakhir.

“Itu memang kebijakan dari pemerintah pusat. Sepertinya untuk pemenuhan kebutuhan pegawai teknis non karier semacam itu, arahannya kedepan lebih ke outshourcing. Jadi mereka tenaga yang disediakan pihak ketiga, dan tidak akan diangkat menjadi PNS,” kata Wahyu, Selasa (6/12/2011).

Namun arahan itu menurut Wahyu belum memiliki dasar hukum. Sehingga sangat mungkin dapat berubah tergantung kebijakan pemimpin pemerintahan kedepan.

Menghindari kekurangan pegawai yang lebih banyak, Pemkab Purbalingga kata Wahyu juga membatasi mutasi pegawai ke luar kabupaten. Terutama untuk pegawai yang belum genap delapan tahun masa kerjanya, berlatar belakang pendidikan dan kompetensi yang sangat dibutuhkan serta tidak memiliki alasan sangat penting untuk pindah.

“Banyak sekali permohonan mutasi keluar kabupaten atau bahkan provinsi, tapi tidak ada yang disetujui. Pertimbangannya, semakin banyak diluluskan, akan semakin besar kekurangan pegawai di Purbalingga,”jelasnya.

Editor: Romualdus Pius
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved