Minggu, 31 Mei 2026

Berita Viral

Rumah Warga Sleman Tiba-tiba Muncul Api 44 Kali Dalam Sepekan, Bekas Rawa Diduga Jadi Pemicu

Api misterius muncul puluhan kali di rumah warga Sleman. Peneliti menduga gas metana dari bekas rawa jadi pemicunya.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Rumah warga di Seyegan, Sleman mengalami kebakaran misterius hingga 55 kali dalam sepekan dengan titik api muncul berpindah-pindah.
  • Tim UGM dan UPN Veteran Yogyakarta menduga gas metana dari bekas rawa di bawah permukaan tanah menjadi penyebab utama fenomena tersebut.
  • Penghuni rumah diminta mengosongkan lantai satu, sementara BPBD, Gegana, dan akademisi terus melakukan pemantauan serta kajian lanjutan.

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah rumah dua lantai di Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Kabupaten Sleman DI Yogyakarta terjadi fenomena langka.

Perabot di rumah milik Agus Yani tiba-tiba terbakar sendiri.

Tak cuma sekali, 55 kali di dalam rumahnya terjadi kebakaran sejak Sabtu (23/5/2026) hingga Sabtu (30/5/2026).

Hal tersebut pun membuat Agus dan keluarganya cemas karena tak tahu asal dari api tersebut.

Api muncul di lokasi yang tak sama atau berpindah-pindah.

Pada Jumat (29/5/2026), gulungan kabel di dalam plastik yang tersimpan di bawah atap belakang rumah tiba-tiba meleleh terbakar.

Beberapa jam sebelumnya, tumpukan kayu di area belakang rumahnya juga mendadak terbakar.

Api juga muncul di dalam helm dan styrofoam yang disimpan di ruang depan.

Pemkab Sleman pun turun tangan dengan menggandeng akademisi dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Kita pantau satu bulan, saran beliau (akademisi UPN "Veteran" Yogyakarta dan UGM) seperti apa. Saat ini belum (menyiapkan pengungsian), sekarang yang kelihatan di tempat Pak Agus. Langkah Pemda (Sleman) akan mengikuti saran ahli," katanya, Sabtu (30/5/2026).

Sarju Winardi, Dosen Departemen Teknik Geologi UGM mengatakan, penyebab dari kebakaran di rumah Agus adalah gas metana.

Baca juga: Api Misterius Muncul Berpindah-pindah di Rumah Sleman DIY, Ahli Geologi Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Gas metana tersebut tidak menyebar ke tetangga yang lain karena sifatnya yang mengambang di udara.

"Dia (gas metana) tidak secara lateral, secara horizontal akan bergerak ke sana (horizontal) tidak. Kecuali terbawa angin. Tapi biasanya kalau sudah di luar, dia bercampur udara luar, kadarnya sudah sangat menurun, jadi relatif aman," terangnya.

Mengutip TribunJogja.com, Dekan Fakultas Teknologi Mineral dan Energi UPN Veteran, Basuki Rahmad menuturkan, dari hasil investigasinya, ditemukan singkapan batuan lanau (siltstone) berwarga gelap sekitar 300 meter dari kediaman Agus.

Siltstone sendiri merupakan batuan sedimen klastik yang terbentuk dari material lepas berukuran debu (lanau).

KEBAKARAN - Rumah warga di Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, dilanda kebakaran berulang kali. Total sudah lebih dari 40 kali api muncul secara acak di rumah milik Mutfiana tersebut.
KEBAKARAN - Rumah warga di Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, dilanda kebakaran berulang kali. Total sudah lebih dari 40 kali api muncul secara acak di rumah milik Mutfiana tersebut. (Istimewa/TribunJogja.com)
Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved