Gay Genthong si Pembantai
Warsini Tak Tahu Suaminya Gay
Seorang korban tewas kasus pembunuhan berantai akhirnya dapat diidentifikasi.
TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK - Seorang korban tewas kasus pembunuhan berantai akhirnya dapat diidentifikasi. Korban diketahui bernama Sudarno (42), warga Kabupaten Ngawi, setelah keluarganya mendatangi Polres Nganjuk dan mencocokkan foto KTP korban.
Kapolres Nganjuk AKBP Anggoro Sukartono mengatakan, dengan terungkapnya identitas Sudarno, tinggal satu korban tewas, dari empat korban, yang belum terungkap jati dirinya. Menurut Kapolres, awalnya Sudarno diduga bernama Basori asal Pacitan.
Dugaan awal itu muncul karena tersangka mengaku tidak hafal para korban yang diracunnya. Terlebih, Sudarno datang ke Nganjuk tanpa membawa identitas sama sekali.
"Rupanya Sudarno itu pergi ke Nganjuk secara diam-diam tanpa pamit pada keluarganya. Ternyata ia menjadi korban peracunan hingga tewas," kata Anggoro.
Mengenai JS yang oleh tersangka Mujianto diakui sebagai majikan dan pasangan homonya, mulai menjalani pemeriksaan di Polres Nganjuk. Hasil pemeriksaan sementara, JS menolak keterangan dirinya mempunyai hubungan cinta dengan Mujianto.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan sampai tuntas terhadap JS. Status JS masih sebagai saksi dan belum sebagai tersangka kasus peracunan terhadap 15 korban," ujar Anggoro.
Warsini (37), istri Sudarno, mengatakan dirinya dan keluarga tidak pernah menyangka suaminya Gay. Sudarno yang keseharianya bekerja sebagai petani tidak menunjukkan sikap aneh dan terlihat sebagai lelaki normal.
Dari pernikahan antara dirinya dengan Sudarno telah lahir seorang anak yang kini sudah beranjak dewasa. "Jadi kami sungguh terkejut pada dugaan suami saya seorang gay," katanya.
Diakui Warsini, suaminya tidak pulang ke rumah sejak 10 Januari 2012 lalu. Sudarno saat itu pamit pergi ke sawah untuk melihat tanaman padi.
"Sejak pamit ke sawah tersebut suami saya tidak pulang ke rumah. Kami sudah berusaha mencari namun tidak kunjung ketemu. Melalui pemberitaan di berbagai media itulah kami datang ke Polres Nganjuk dan ternyata foto KTP serta SIM suami saya sesuai dengan satu foto Mr X yang ditemukan," ujar Warsini. (surya/aru)