Kamis, 9 April 2026

728 Rumah Penduduk Timor Tengah Selatan Terendam Banjir

Setidaknya 1.155 kepala keluarga (KK) di Desa Oebelo, Noemuke, Toineke, Kiufatu, Tufanu terpaksa mengungsi.

Editor: Dewi Agustina

Laporam Wartawan Pos Kupang, Thomas Duran

TRIBUNNEWS.COM, SOE - Sebanyak 728 rumah penduduk yang tersebar di lima desa Kecamatan Amanuban Selatan dan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, terendam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sepekan terakhir. Setidaknya 1.155 kepala keluarga (KK) di Desa Oebelo, Noemuke, Toineke, Kiufatu, Tufanu terpaksa mengungsi.

Ketua BPD Toineke di Kecamatan Amanuban Selatan, Abner Silla, yang ditemui, Senin (12/3/2012) menceritakan, banjir kiriman itu terjadi secara tiba-tiba, sekitar pukul 17.00 wita. Banjir itu merendam 728 rumah dan ratusan hektar jagung yang siap panen.

"Untuk sementara para korban mengungsi ke rumah warga di desa tetangga, kami berharap agar bantuan pemerintah secepatnya disalurkan karena semua persediaan makanan turut terendam saat banjir," kata Sila.

Pantauan Pos Kupang, Senin (12/3/2012), ratusan rumah korban di Toineke masih digenangi banjir. Para penghuni rumah pergi dan menutup rumah mereka. Ternak babi dan sapi serta kambing dikeluarkan dari kandang dan diikat di sekitar jalan Trans Selatan TTS.

Beberapa warga yang dimintai komentarnya mengaku, perhatian pemerintah terhadap bencana yang menimpa mereka sangat kecil. Saat ini, menurut warga, bantuan tanggap darurat yang dibagikan tidak merata. Sebagian korban mengaku belum menerima bantuan sejak Sabtu (10/3/2012).

Beberapa warga, Viktor Nino, Yupiter Isu, Yan Neno, mengatakan, bantuan tanggap darurat di Desa Noemuke diturunkan di Dusun 2 dan 3 belum dibagikan. "Warga di Dusun 3 diminta untuk mengambil bantuan di Dusun 2, beras sebanyak 7 kg per KK, sementara bantuan lain belum dibagikan," kata Isu.

Kepala Desa Noemuke, Usman Teti, mengatakan untuk sementara bantuan diturunkan dan dibagikan di Dusun 2. Menurut Teti banjir menelan korban jiwa, yakni Anarci Snae (60) dan merendam 572 rumah serta 400 ha jagung siap panen dan ratusan ternak kecil dan besar.

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved