Jumat, 10 April 2026

Ketua RT Ditembak Preman Sedang Mabuk

Tigor Silalahi, (47), Ketua RT 3 RW VI Kampung Bratan, Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo, ditembak preman mabuk

Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM,SOLO-- Nasib naas menimpa Tigor Silalahi, (47). Ketua RT 3 RW VI Kampung Bratan, Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo, Jawa Tengah ini tak menyangka bakal ditembak preman yang sedang mabuk. Dada Tigor ditembak dari jarak dekat dengan senapan rakitan.

Peristiwa bermula pada Minggu (8/4/2012) pagi. Sekitar pukul 08.00, tersangka Tri Budi Utomo alias Dodo Werog (38), tetangga korban mendatangi rumah Tigor. Keduanya sempat cek-cok, lantaran pelaku Dodo Werog tak terima perlakuan Tigor.

Menurut Dodo, ia dilapori temannya bernama Epek-epek. Dari laporan Epek, Tigor sempat menempeleng ketika menegur remaja setempat yang mabuk-mabukan, Sabtu (7/4/2012) malam.

“Dia (Pak RT) omongannya kasar. Saya juga dikabari Epek-Epek, Tigor nempeleng kepalanya, akannya mau saya bunuh saja,” ujar Dodo Werog di Mapolsek Laweyan, Senin (9/4/2012).

Tersangka Dodo Werog yang terbawa emosi dan masih pengaruh alkohol, langsung mendatangi korban dirumahnya, keesokan harinya. Bermodalkan senapan rakitan yang biasa untuk menembak ikan, dia langsung mengeksekusi korban. Tigor ditembak tepat didadanya.

Pisau busur peluru senapan sepanjang 10 centimeter tertancap di dada kirinya. Beruntung korban tak sampai meninggal karena langsung dilarikan ke rumah sakit. Usai kejadian, polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Pelaku sempat melarikan diri. Kami berhasil menangkapnya di daerah Bratan, Pajang, Laweyan,” Kapolsek Laweyan Kompol Didik Priyo Sambodo mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Asjima’in. Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti senapan yang digunakan untuk menembak Tigor

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved