Polisi Tangkap Polisi 'Pemain' Narkoba
Tim Narkoba Polda NTT dipimpin AKP Abubakar dan anggota BNN Pusat, Senin (21/5/2012) malam
Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu
TRIBUNNEWS.COM MAUMERE -- Tim Narkoba Polda NTT dipimpin AKP Abubakar dan anggota BNN Pusat, Senin (21/5/2012) malam, berhasil menangkap oknum anggota Polres Sikka dan tiga orang warga yang diduga 'pemain' narkoba.
IWC, oknum polisi di Polres Sikka, AG, anak seorang pengusaha terkenal di Kota Maumere, NM, wanita malam di salah satu pub malam dan MK, oknum kontraktor di Kota Maumere, telah ditahan di sel Mapolres Sikka. IWC telah diterbangkan ke Kupang dan ditahan di sel Mapolda NTT, sedangkan tiga tersangka lainnya akan menyusul.
Penangkapan narkoba ini cukup mengagetkan anggota Polres Sikka, karena tidak ada satu pun mengetahui pergerakan dan pengintaian Tim Narkoba Polda NTT.
Informasi yang dihimpun Pos Kupang , Selasa (22/5/2012) siang, menjelaskan, penangkapan ini diawali dengan pengintaian dan penyamaran anggota Narkoba Polda NTT. Oknum polisi di Polres Sikka, IWC ditangkap terlebih dahulu di Lapangan Kota Baru, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Maumere. IWC ditangkap bersama barang bukti shabu seberat 1,5 gram oleh tim narkoba.
Usai menangkap ICW, tim lalu bergerak menangkap AG, anak seorang pengusaha di Kota Maumere. Selanjutnya, dikembangkan lagi kalau ada seorang purel, NM yang bekerja di salah satu pub di Kelurahan Wolomarang, beberapa hari telah 'pesta' narkoban bersama AG.
Purel itu ditangkap tim narkoba. Tim terus melakukan pengembangan dan mendapat informasi kalau ada oknum kontraktor juga terlibat narkoba. Tim lalu bergerak ke salah satu pub di Kelurahan Wailiti, dan berhasil menangkap MK, oknum kontraktor tersebut, sedang melakukan transaksi shabu-shabu senilai Rp 1 juta.
Usai mengamankan empat pelaku, tim menuju ke Mapolres Sikka. Kehadiran tim narkoba ini mengejutkan anggota Polres Sikka. Pasalnya, penangkapan IWC, oknum polisi yang bertugas di Polres Sikka tak diduga oleh mereka. IWC dikenal sosok yang baik.
Namun ada beberapa anggota berkomentar kalau yang namanya barang setan seperti itu, jangan sekali-kali dipergunakan karena akan merusak masa depan dan bakal dipecat.
Pagi itu, suasana di Polres Sikka tampak ramai dan sedang hangat membicarakan proses penangkapan yang luar biasa karena pergerakan tim narkoba dari bawah hingga ke atas tanpa diketahui satu pun polisi di Polres Sikka.
Dalam proses penangkapan itu, satu unit mobil sedan bernopol L 1954 CH warna hitam milik AG, anak oknum pengusaha di Kota Maumere, disita. Diduga mobil itu digunakan saat 'pesta' narkoba. Tentang peranan siapa sebagai pengedar dan pemakai barang setan itu, sedang didalami anggota Narkoba Polda NTT.
"Oknum anggota, anak pengusaha dan kontraktor semua sudah ada di sel Mapolres Sikka dan purelnya diperiksa. Purel ini dari TTU dan sudah sering bersama AG mengonsumsi shabu. Kalau tidak salah, satu hari lalu mereka sedang pakai shabu," kata sumber Pos Kupang di Mapolres Sikka, Selasa (22/5/2012) siang.
Ia menjelaskan, perintah Kapolda NTT semua yang terlibat akan dibawa ke Mapolda NTT untuk diperiksa di Mapolda NTT. Kabid Humas Polda NTT, Kompol Antonia Pah, ketika dihubungi Pos Kupang, per-telepon, Selasa (22/5/2012) siang, membenarkan, adanya penangkapan itu.
"Benar ada penangkapan dipimpin AKP Abubakar. Empat orang sedang diamankan di sel Mapolres Sikka. Oknum anggota polisi yang terlibat jika terbukti bisa dipecat," kata Antonia. *