Minggu, 12 April 2026

Penculik Bayi Disergap 12 Polisi

Sang penculik, yang belakangan diketahui bernama Adewati (26), sempat berkelit dan mengaku baru melahirkan

Editor: Rachmat Hidayat

Kapolresta Banjar, AKBP Sambodo Purnomo Yogo SIK MTCP kepada Tribun, mengatakan, pihaknya menyebar petugas ke berbagai lokasi yang dicurigai. Menurut Sambodo, pelaku sepertinya sudah begitu hafal dan familier dengan suasana RSU Kota Banjar.

Bahkan juga sudah paham dengan kelengahan petugas medis/nonmedis di RSU Kota Banjar tersebut sehingga ia bisa lolos masuk ke Ruang Teratai dengan memakai baju dan kerudung putih mirip seragam perawat.

Lantas mengambil bayi berusia tiga hari tersebut dari pelukan ibunya dengan alasan akan dicek kondisi hemoglobinnya.

Kapolresta pun meminta RSU Kota Banjar memasang kamera CCTV. Pemasangan CCTV di ruang-ruang tertentu tersebut, katanya, dimaksudkan untuk mengurangi tindak kejahatan. Agar kasus seperti yang menimpa bayi pasangan Oom dan Andang tersebut tidak terulang kembali.

Dua kasus beruntun hilangnya bayi dalam waktu berdekatan menjadi perhatian serius Polda Jabar. Kasus yang lain adalah hilangnya bayi laki-laki di RSAI, Bekasi.

"Kami tengah menyelidiki. Khususnya yang terjadi di wilayah hukum Polda Jabar. Kami tengah melakukan pengecekan ke jajaran Polres. Kasus baby sale ini masuk kategori kasus trafficking," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, kemarin.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved