Breaking News:

KA Sritanjung Tabrak Mobil di Jember

Namun tidak sampai mengganggu perjalanan kereta lainnya. Kami minta masyarakat yang melintas di perlintasan terutama yang tidak dilengkapi

zoom-inlihat foto KA Sritanjung Tabrak Mobil di Jember
Kompas Jogja/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) yang berangkat dari Solo, Jawa Tengah, menuju Yogyakarta terguling di Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (23/10/2012). Sedikitnya 39 penumpang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Penyebab kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)

TRIBUNNEWS. COM,JEMBER-Supriyanto (30). Meski nyawanya tidak melayang, laki-laki asal Kecamatan Kaliwates tersebut harus terluka parah karena ia bersama mobilnya terseret KA Sritanjung yang sedang melintas.

Jumat (26/10/2012) sekitar pukul 09.38 WIB, Supriyanto yang mengendarai mobil Suzuki Carry ber-plat nomor N 348 CV itu melintas di perlintasan
KA tanpa palang pintu kilometer 190 di dekat gudang Alfamart Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates.

 Meski tanpa palang pintu, perlintasan itu sudah dijaga oleh penjaga. Penjaga sudah memperingatkan Supriyanto agar tidak melintas karena KA hendak melaju dari Stasiun Jember menuju Stasiun Mangli.

Sepertinya Supriyanto tidak mendengar peringatan tersebut dan tetap menyeberang. Tak pelak, KA jurusan Banyuwangi - Lempuyangan (Jogjakarta) yang melaju dari arah timur itu langsung menyambar badan
mobil.

 Bagian tengah mobil tersangkut di gerbong masinis dan terus terseret hingga Stasiun Mangli yang berjarak sekitar 100 meter dari palang pintu tersebut.

"Masinis langsung berhenti di Stasiun Mangli untuk mengevakuasi korban. Korban langsung kami larikan ke RS terdekat," ujar Manajer Humas PT KA Daerah Operasional IX Jember Gatut Sutiyatmoko. Supriyanto yang menderita luka di kepala dilarikan ke IGD RS Bina Sehat Kecamatan Kaliwates.

Gatut menambahkan, gerbong KA Sritanjung juga rusak antara lain lampu kabut ujung kanan pecah, stangkop hanger rusak, dan pegangan tangga sebalah kanan juga rusak. Namun kerusakan itu, kata Gatut, tidak menganggu perjalanan KA.

Namun akibat kecelakaan itu, perjalanan KA Sritanjung terlambat lebih dari satu jam. 

"Namun tidak sampai mengganggu perjalanan kereta lainnya. Kami minta masyarakat yang melintas di perlintasan terutama yang tidak dilengkapi palang pintu sebaiknya berhati-hati dan mendahulukan perjalanan kereta api," tegas Gatut.

Di wilayah PT KA Daop IX Jember yang memanjang mulai dari Banyuwangi
sampai Bangil terdapat 299 pintu perlintasan KA tanpa palang pintu.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved