Rabu, 8 April 2026

Polres Bangkalan Didemo Warga

Aksi ini murni berangkat dari keresahan warga Kajjen yang telah dilecehkan polisi atas penanganan kasus pembunuhan ini

TRIBUNNEWS.COM,BANGKALAN - Sedikitnya 150 warga Desa Kajjen, Kecamatan Blega mendatangi Mapolres Bangkalan, Rabu (31/10/2012). Mereka tidak puas terhadap kinerja polisi yang hanya menangkap dua dari enam pelaku pembunuhan warga Kajjen.

Mengatasnamakan Aliansi Rakyat Desa Kajjen Menggugat, massa menuntut penegakan supremasi hukum dengan menangkap semua pelaku pembunuhan beberapa bulan yang lalu.

"Aksi ini murni berangkat dari keresahan warga Kajjen yang telah dilecehkan polisi atas penanganan kasus pembunuhan ini," tutur korlap aksi Achmad Faisol di atas mobil pikap lengkap dengan pengeras suara,Rabu (31/10/2012).

Ia menyatakan, warga Kajjen menanggung beban moral karena kasus pembunuhan tersebut terus menjadi bahan obrolan warga setempat.

"Padahal, saksi sudah menyatakan enam pelaku. Kenapa yang ditangkap hanya dua orang. Polisi terkesan lamban dan transaksional menangani kasus ini," tegasnya.

Aksi massa akhirnya berhenti sejenak setelah Kapolres Bangkalan AKBP Endar Priyantoro menemui pendemo.

"Silahkan audensi dengan tertib. Kami akan melakukan perundingan dengan beberap perwakilan. Hasilnya akan kita sampaikan," ujar sambil berlalu menuju ruang kerja diikuti sejumlah perwakilan massa.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved