Kapal LCT Tenggelam Diduga akibat Mengalami Kebocoran
Kapal LCT Niaga Jaya 68 terbalik di perairan Sungai Mahakam, Desa Rempanga RT 6, Kecamatan Loa Kulu, Rabu (14/11/2012) pukul 15.20.
TRIBUNNEWS.COM, TENGGARONG – Kapal LCT Niaga Jaya 68 terbalik di perairan Sungai Mahakam, Desa Rempanga RT 6, Kecamatan Loa Kulu, Rabu (14/11/2012) pukul 15.20.
Tak ayal, lima unit alat berat milik PT BMS (perusahaan batu bara) karam karena jatuh ke sungai.
Kapal LCT ini terbalik dan tenggelam lantaran sebelumnya diduga mengalami kebocoran.
“Kapal LCT tenggelam diduga akibat mengalami kebocoran, bahkan pompa airnya juga tidak berfungsi,” kata AKP Kurdi, Kapolsek Loa Kulu melalui Kasubag Humas Polres Kukar Iptu Suwarno kepada wartawan, Rabu (14/11/2012).
Sementara itu, lima unit alat berat yang tenggelam ke sungai meliputi, dua unit eskavator merek Caterpillar dan tiga unit artic merek Volvo.
Suwarno menjelaskan, sebelumnya kapal LCT tersebut merapat ke pinggir sungai sembari mengangkut 5 unit alat berat yang akan dibawa ke Melak, Kubar.
Saat kapal yang dinahkodai Ahmad Sandi (28) melepas jangkar, posisi kapal mendadak langsung miring ke kiri. Sang nahkoda berupaya untuk merapatkan kapal kembali, namun terlambat.
Kapal sudah terlanjur miring dan langsung terbalik. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Nahkoda dan delapan orang awak kapal langsung menyelamatkan diri.
Lima unit alat berat tercebur ke dalam sungai.
Polsel Loa Kulu mendapatkan laporan terkait insiden kapal LCT yang terbalik dan tenggelam di perairan Sungai Mahakam.
Anggota Polsek Loa Kulu yang dipimpin langsung Kapolsek langsung menuju ke lokasi kejadian. Aparat kepolisian membawa nahkoda dan sejumlah saksi ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Anggota membawa nahkoda kapal dan beberapa orang saksi untuk dimintai keterangannya terkait insiden kapal LCT tersebut,” jelas Warno.
Proses evakuasi masih terus diupayakan hingga Kamis (15/11/2012). Air sungai yang pasang ditambah hujan deras membuat proses evakuasi menjadi terhambat.