TKI Meninggal

Seorang TKI Gantung Diri di Dubai

Istrinya yang September 2012 lalu, berangkat sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI)

Seorang TKI Gantung Diri di Dubai
NET

TRIBUNEWS.COM,MAKASSAR---Darwin (48), warga kompleks BTN Batangase Permai, Kecamatan Mandai, Maros, Sulsel, Kamis (15/11), mengadukan kabar duka yang menimpa istrinya, Darni Binti Eli Maknun (33) di Dubai, Uni Emirat Arab.

Istrinya yang September 2012 lalu, berangkat sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ini, dilaporkan meninggal setelah gantung diri di rumah majikannya di kawasan Kalba, Dubai, Senin (18 Oktober) bulan lalu.

Darwin justru baru mengetahui istrinya meninggal, setelah mendapat surat pemberitahuan resmi dari Rumah Sakit Kalba Sharjah, Dubai dan pemberitahuan dari perusahaan jasa TKI (PJ- TKI) PT Prima Duta Persada, yang berkantor di Jl Batu Wadas No. 67, Kramat Jati Jakarta Timur, Senin (8/11) pekan lalu.

"Kami masih ragu, apakah mama-nya anak-anak ini betul gantung diri, dibunuh, atau ada yang lain, kami baru tahu setelah ada kurir dari Jakarta yang datang ke rumah bawa surat," kata Darwin, saat mengadukan duka yang menimpa keluarganya ke rumah Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Maros Akbar Endra di BTN Haji Banca, Maros, kemarin.

Dalam surat berbahasa Arab dan surat pengantar dari PJTKI itu, disebut 'Bunuh Diri". Darwin curiga ada yang disembunyikan dari kematian istrinya, kerena dua hal.
Pertama, hingga tanggal 14 Oktober, atau empat hari sebelum istrinya dilaporkan meninggal dia masih berkomunikasi melalui SMS.

"SMS terakhir istri saya ke anaknya, 2 atau 3 hari ini saya tinggalkan rumah majikan. Saya ndak tahu, apakah nanti hidup atau mati," begitu isu pesan istrinya.

Kecurigaan kedua, pengatar surat yang diteken langsung Direktur Operasional PT Prima Duta Persada M Pristiwanto itu meminta, suami Darni untuk tidak melaporkan kasus ini ke wartawan, LSM atau anggota DPRD.

"Saya diminta tidak macam-macam, apalagi bicara ke wartawan. Kalau ketahuan bicara sama wartawan, saya dan keluarga tak akan dapat uang duka," kata Darwin.

Tribun coba mencari tahu profile PT Prima Duta Persada di internet. Di Kemenakertrans PJ- TKI ini terdaftar dengan nomor registrasi KEP.53/MEN/I/2007 di Jl Batu Wadas No.79 Batu Ampar (021) 80876990, 80880255. Erna Sukaesih terdaftar 12-01-2007, Kramatjati,Jaktim.

Saat dihubungi, di salah satu nomor itu jawaban otomatis terdengar. "..terima kasih, Anda tersambung dengan PT Santa Morita... silahkan tekan ekstensi yang dituju.."
Akbar Endra mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi Darwin untuk mengadukan PJ-TKI ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang diketuai M Jumhur Hidayat, dan instansi terkait.

"Kami juga akan bersurat ke kemenlu di Jakarta, untuk mengusut penyebab kematian warga Indonesia di Dubai, ini untuk kenyamanan TKI dan keluarga di Tanah Air," kata Akbar.

Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved