Jumat, 22 Mei 2026

Makassar Butuh Pemimpim Perempuan

dewasa ini posisi perempuan tidak bisa lagi dikesampingkan

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, -- Pencanangan Makassar menuju Kota Dunia bukan hal yang mustahil tercapai.

Namun untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan tata kelola semua sektor secara maksimal dan terarah sehingga Makassar kedepan lebih membutuhkan pemimpin dari kalangan perempuan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar St Muhyina Muin mengatakan, dewasa ini posisi perempuan tidak bisa lagi dikesampingkan. Perempuan disebut memiliki kemampuan yang sama dengan laki-laki bahkan bisa lebih baik dalam menata sebuah kota menjadi lebih baik.

"Sebuah kota yang bergerak kearah metropolis, pemimpinnya butuh ketelitian, rasa peduli. Hal itu berlaku dari tata ruang kota hingga pengelolaan anggaran. Soal teliti dan peduli itu, perempuan bisa lebih baik dari laki-laki,"ujarnya di sekretariat Partai Pakar Pangan Makassar, Jl Andi Pangerang Pettarani, Selasa (1/1/2013)

Ketua Partai Pakar Pangan Kota Makassar itu menyatakan, dalam hal tata ruang kota, saat ini kondisi yang ada semrawut. Penerapan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) harus bisa sejalan dengan pemberian kesadaran pada masyarakat untuk membangun sesuai konsep RTRW itu.

Terkait pengelolaan keuangan daerah, Muhyina Muin yang sudah menyatakan diri untuk ikut maju bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2013 itu menyebutkan, keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan penggunaan anggaran dibutuhkan.

"Disisi lain, penggunaan anggaran itu harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Bagaimana anggaran diarahkan untuk membuat rakyat lebih berdaya. Anggaran diarahkan untuk infrastruktur. Perempuan punya visi lebih teliti dalam penggunaan anggaran itu,"jelas Muhyina.

Lebih lanjut dia menyatakan, dirinya sebagai perempuan membawa visi yang jelas dalam memajukan Makassar dan membawa Makassar mencapai cita-cita sebagai kota dunia. "Penggunaan anggaran yang tepat sasaran, transparansi penggunaan, menciptakan pemerintahan yang bersih, pemberdayaan masyarakat dengan memaksimalkan anggaran yang ada. Itu bisa dilakukan perempuan,"terang Muhyina Muin. (Rud)

Baca  Juga  :

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved