Minggu, 31 Mei 2026

Satu Lagi Petugas BTNK Digigit Komodo

Abdurahman (25), petugas naturalist guide atau pemandu plus yang memahami tentang satwa

Tayang:
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus

TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Abdurahman (25), petugas naturalist guide atau pemandu plus yang memahami tentang satwa langka komodo, digigit oleh binatang tersebut sehingga menyebabkan kaki kiri dan kanannya mengalami luka robek sangat parah.

Peristiwa yang menimpa korban asal Terang-Manggarai Barat (Mabar) itu, terjadi di Loh Buaya Pulau Rinca, Kabupaten Mabar, Selasa (19/2/2013) pukul 15.00 Wita.

Sesaat setelah digigit, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Labuan Bajo menggunalkan speed boat. Tiba di Puskesmas sekitar pukul 16.00 Wita hari itu.

"Saat itu Abdurahman sedang memandu empat orang tamu lokal dari Loh Buaya menuju Trak yang biasa dilewati tamu dengan berjalan kaki. Saat perjalanan sudah sekitar 20 menit, tiba-tiba seekor komodo muncul dari semak-semak dan langsung menerkam Abdurahman. Dia sempat menghindar dan menggunakan tongkat untuk mengusir komodo tetapi tetap diserang dan kakinya digigit sampai luka," kata Kasubag Tata Usaha Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Heru Rudiharto.

Dia ditemui di Puskesmas Labuan Bajo saat mendampingi korban Selasa malam kemarin.

Heru menambahkan, korban sempat memanjat pohon setelah selamat dari serangan komodo untuk menghindari serangan yang lebih ganas.
Hal itu dilakukan mengingat komodo sangat agresif bila mencium darah.

Informasi lain yang dihimpun Pos Kupang, saat kejadian ada seorang petugas BTNK lainnya yang melintas di tempat itu menggunakan kendaraan.
Keempat tamu yang dipandu Abdurahman diselamatkan oleh petugas tersebut dengan menghantar mereka ke pos. Setelah menghantar keempat tamu itu, seorang petugas tadi kembali ke tempat kejadian untuk menyelamatkan Abdurahman.

Untuk diketahui, dalam dua minggu terakhir sudah tiga orang korban yang digigit komodo pada lokasi yang sama. Sebelumnya diberitakan seekor komodo berukuran sedang atau sekitar dua meter, menggigit dua orang petugas BTNK di Loh Buaya Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Pada Selasa (5/2/2012)
sekitar pukul 13.00 Wita.

Sesaat setelah kejadian, dua orang petugas Puskesmas Labuan Bajo dijemput oleh petugas BTNK ke Pulau Rinca, lalu bersama-sama menghantar dua orang korban ke Puskesmas Labuan Bajo menggunakan speed boat.

Setelah mendapat pertolongan di Puskesmas Labuan Bajo, keesokan harinya kedua orang korban diterbangkan ke RS Sanglah Denpasar-Bali.

Main mengalami luka robek pada pergelangan kaki kiri berukuran 10X2 centi meter, bagian bawah mata kaki kiri 7X3 centi meter dan bagian belakang betis kaki kiri 7X3 centi meter.

Atas luka parahnya itu, dia mendapat total 18 kali jahitan bagian dalam dan 23 jahitan bagian luar.
Sedangkan Usman mengalami luka robek pada kaki kiri sebanyak 7 titik, yaitu di bagian depan terdapat 4 luka dan bagian belakang 3 luka.

Di bagian depan kaki kirinya itu dia mendapat 6 kali jahitan pada bagian dalam dan 14 jahitan bagian luar. Luka bagian belakang, mendapat 10 kali jahitan bagian dalam dan 12 kali bagian luar.

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved