Senin, 13 April 2026

Harimau Bikin Warga Takut ke Luar Rumah

Menurut Omrizal, setelah mendapatkan kabar ada harimau di kampung mereka, warga menjadi trauma dan takut beraktivitas di luar rumah.

TRIBUNNEWS.COM, MUARA BULIAN - Omrizal Sekretaris Desa Petajen mengatakan, setelah mendengar ada warga Kampung 5 yang melihat harimau di kebun, ia langsung memberitahu pihak terkait untuk mengecek.

Menurut Omrizal, setelah mendapatkan kabar ada harimau di kampung mereka, warga menjadi trauma dan takut beraktivitas di luar rumah.

"Mendengar ada harimau, saya langsung menelepon sekcam dan pihak BKSDA," ujarnya.

Omrizal berharap masyarakat Petajen tidak beraktivitas di luar rumah, bila sudah hampir gelap. Para petani juga diimbau tidak pergi ke kebun bila hari masih gelap. Bila ada warga yang masih ingin memotong karet, diimbau berangkat ketika hari sudah terang.

Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Minggu (3/2/2013) malam, menurut Kepala BKSDA Jambi Tri Siswo, menembak bius harimau di daerah Lubuk Landai, Mestong.

Sayang, tembak bius belum mampu melumpuhkan harimau yang ditengarai berjenis kelamin jantan. Harimau dengan panjang sekitar 1,5 meter diperkirakan berumur 15 tahun.

Menurut Tri, ditembaknya 'sang datuk' pada malam hari, sebenarnya tidak efektif. Karena, pasca-terkena bius, obat bius hanya bekerja 30 menit, dan di malam hari mencarinya akan sulit.

Konflik antara harimau dan manusia yang terjadi akhir-akhir ini, membuat para personel BKSDA kewalahan. Sudah dua bulan diburu, harimau belum juga tertangkap. Tri bakal mengundang pakar harimau ke Jambi, untuk mencari solusi menangkap harimau. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved