Obat Nyamuk Bakar Ludeskan Industri Rumahan di Kedungdoro
Sebuah industri rumahan pengisian elpiji dan oksigen di Jl Kedungdoro 22A Surabaya ludes terbakar, Kamis (31/10/2013).
Laporan Wartawan Surya M Taufik
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebuah industri rumahan pengisian elpiji dan oksigen di Jl Kedungdoro 22A Surabaya ludes terbakar, Kamis (31/10/2013).
Diduga, kebakaran yang melanda industri rumahan milik Hendro tersebut akibat obat nyamuk bakar yang tak dimatikan dan mengenai kasur sehingga membara hingga menghabiskan semua rumah.
Api sudah berhasil dipadamkan setelah 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun semua bangunan dan isinya ludes terbakar.
"Petugas sempat kesulitan karena akses jalan menuju lokasi sempit. Namun, api sudah berhasil dipadamkan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Candra Maria Oratmangun.
Pihaknya juga membenarkan bahwa obat nyamuk bakar yang masih menyala menyambar ke kasur dan langsung memicu timbulnya api.
Hal itulah yang diduga kuat menjadi penyebab kebakaran ini.
"Tidak akibat konsleting listrik. Sebab, menurut informasi pemilik rumah, listrik di lokasi yang terbakar ini tidak menyala selama dua hari," imbuh Candra di lokasi kejadian.
Sementara menurut Slamet, karyawan pengisian tabung elpiji dan oksigen ini, mengatakan bahwa di lokasi itu terdapat 25 tabung oksigen.
Tapi, dari jumlah itu hanya ada lima tabung yang masih terisi. Lainnya dalam keadaan kosong.
Ketika rumah itu ditinggal pemiliknya, lanjut Slamet, listrik yang menggunakan dalam kondisi mati.
Jadi, kemungkinan adanya hubungan arus pendek atau konsleting jelas tidak ada.