Heli TNI Jatuh
Ayah Agung Budiharjo Terlihat Tegar
Saat tribun-timur.com mendatangi rumah duka salah satu korban jatuhnya Heli TNI AD MI-17, Lettu CPN (Kapten) Agung Budiharjo
Laporan Wartawan Tribun Timur Nurmin Waode
TRIBUNNEWS.COM, SUNGGUMINASA -- Saat tribun-timur.com mendatangi rumah duka salah satu korban jatuhnya Heli TNI AD MI-17, Lettu CPN (Kapten) Agung Budiharjo, BTN Mutiara Permain, Jl. Manggarupi, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Minggu (10/11/2013), ayah korban, Syahrir M (55) tampak terlihat tegar.
Pria asli Kabupaten Jeneponto ini pun dengan sopan mempersilahkan rekan-rekan media yang datang untuk peliputan. "Masuk ki," ujarnya.
Meski tegar, masih terlihat mata sembab Syahrir ketika tribun berbincang terkait kronologis kejadian jatuhnya heli milik TNI AD di Desa Apoping, Kecamatan Bahau Ulu, Kabupaten Malinau, Kelimantan Utara, Sabtu (9/11).
"Sekitar pukul 15.30 wita kemarin saya dapat telpon dari komandannya yang disana. Katanya Agung ini mengalami kecelakaan. Helikopter yang dia bawa jatuh. Tapi mereka masih menunggu kabar selanjutnya dan semoga selamat," ujarnya menirukan perbincangan dengan komandan Agung.
Kabar kesimpangsiuran keselamatan Agung pun ditunggu keluarga. Baik dari berita di televisi dan internet. Dan sekitar pukul 19.00 wita Sabtu malam kabar kematian Agung jelas. Salah satu dari 13 korban tewas ada nama Lettu CPN Agung Budiharjo.