Sabtu, 30 Agustus 2025

Merapi Meletus Lagi

Warga Lereng Merapi Diminta Waspadai Wedhus Gembel

BPBD Magelang, menghimbau masyarakat di wilayah lereng dan kaki gunung Merapi, terutama KRB III, untuk tetap waspada.

zoom-inlihat foto Warga Lereng Merapi Diminta Waspadai Wedhus Gembel
tribun jogja
Letusan Gunung Merapi Senin (18/11/2013)

Laporan Reporter Tribun Jogja Agung Ismiyanto

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, menghimbau masyarakat di wilayah lereng dan kaki gunung Merapi, terutama Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, untuk tetap waspada.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang Joko Sudibyo mengatakan, kewaspadaan itu diperlukan sebab pascaletusan freatik Merapi, Senin (18/11/2013), terdapat tiga alur warna putih yang mengarah ke aliran sungai Senowo.

"Dengan kejadian tadi pagi. Bagi warga di lereng dan kaki merapi untuk meningkatkan kewaspadaan. Tetap mencari info merapi pada pihak yang berkompeten. Ini, merupakan fenomena baru Merapi pasca erupsi 2010," ujarnya, saat ditemui di Pos Pengamatan Babadan, Senin.

Ia mengatakan, alur putih tersebut bisa sangat berbahaya apabila ada intensitas hujan lebat di puncak Merapi. Sebab, diperkirakan alur putih tersebut merupakan lontaran lumpur vulkanik atau awan panas.

"Apalagi jika mengandung abu. Ini sangat perlu diwaspadai, baik masyarakat dan relawan. Tapi jangan resah," ujarnya.

Ia menambahkan, celah dan alur sungai di Merapi juga sudah semakin dalam. Ia juga mengatakan kewaspadaan masyarakat adalah terkait dengan erupsi dan banjir lahar hujan.

Petugas pengamat Gunung Merapi di Pos Babadan menyatakan ada tiga alur berwarna putih tampak dari puncak Merapi, pasca letupan Merapi, Senin (18/11/2013) pagi. Tiga alur putih tersebut berada di hulu sungai Senowo sekitar 700 meter dari puncak Merapi.

Petugas Pengamat Pos Babadan, Purwono mengatakan, tiga alur putih tersebut terlihat sekitar pukul 08.58. "Itu kemungkinan bekas aliran awan panas atau lumpur vulkanik. Tapi itu, yang jelas mengandung lumpur," katanya, saat ditemui di Pos Babadan.

Menurutnya, alur putih tersebut sangat berbahaya, jika ada penduduk yang dekat dengan wilayah tersebut. Selain berada di sungai Senowo, alur putih tersebut juga berada di alur sungai Trising.

"Penyebabnya adalah hujan. Bisa juga itu merupakan genangan air. Karena, membentuk cekungan," ulasnya. 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan