Data Pemilu Malang Hilang karena Rampok Curi Laptop Ketua Panwaslu
George da Silva, anggota Panwaslu Kabupaten Malang kehilangan data-data pemilu, setelah kaca mobilnya dipecah orang tidak kenal.
Laporan Wartawan Surya Sylvianita Widyawati
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - George da Silva, anggota Panwaslu Kabupaten Malang kehilangan data-data pemilu, setelah kaca mobil dinasnya, Avanza Veloz warna silver No Pol B 1611 POU dipecah orang tidak kenal, Kamis (12/12/2013) dini hari.
"Kaca mobil depan sebelah kiri dipecah. Yang diambil hanya laptop saya," tutur George da Silva kepada Surya Online, Kamis (12/12/2013).
Mobil itu diparkir di depan rumahnya, Perumahan Sari Madu Blok G 13, Jl.Raya Sitirejo, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Adapun laptop yang diambil adalah laptop Toshiba yang ada di dalam tas.
Menurut George, ia sebelumnya tidak pernah meninggalkan laptop kerjanya di dalam mobil.
"Semalam (Rabu, 11/12/2013), saya capek sekali. Tas berisi laptop tertinggal di mobil," tuturnya.
Setelah mandi, ia langsung tidur. Tapi ketika ia terbangun antara pukul 01.00 WIB, Kamis, ia masih melihat kondisi mobil itu tidak ada apa-apa.
Pada pukul 05.30 WIB, istrinya, Try Sundari membuka pintu depan dan melihat jendela kaca mobil sudah dipecahkan.
Ia berharap laptop itu bisa kembali. Sebab isinya sangat banyak, khususnya data pemilu sejak Desember 2012 hingga 8 Desember 2013.
Di dalamnya antara lain hasil klarifikasi pelanggaran/hasil kajian/laporan ke Polres Mlng oleh parpol/caleg/anggota DPRD Prop Jatim/Kabupaten Malang. Kejadian itu sudah dilaporkan ke Polsek Wagir.
Ia meminta tolong kepada yang mencuri laptotnya untuk mengirim kopi datanya untuk dikirimkan ke kantor Panitia Pengawas Pemilihan Umum Jl. Raya Pakisaji No 166, Pakisaji Kabupaten Malang.