Selasa, 14 April 2026

Oknum Polisi di Pekanbaru Aniaya Istri Pertama dan Keduanya

Ada-ada saja ulah oknum polisi berinisial Brigadir DO (34) ini

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Rino Syahril

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Ada-ada saja ulah oknum polisi berinisial Brigadir DO (34) ini.

Betapa tidak, ia mengamuk dan nekat menganiaya dua orang istrinya yang berinisial WW (38) dan AS (30).

Penganiayaan yang terpadi pada Selasa (10/12/2013) malam itu, terjadi hanya gara-gara tidak terima digerebek saat menginap di sebuah hotel di Jalan Hangtuah, Pekanbaru.

Tidak terima atas peristiwa itu, WW melapor ke Polda Riau dengan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Menurut penuturan WW kepada wartawan, Kamis (12/12/2013), kejadian tersebut berawal ketika ia baru datang dari luar kota pulang ke rumahnya, Selasa (10/12) siang.

Sesampainya di rumah, ia tidak menemukan sepeda motor yang biasa ia gunakan untuk pergi bekerja. Lalu, WW menelpon suaminya dengan maksud mempertanyakan keberadaan sepeda motornya.

Sewaktu ditelepon, tidak diangkat-angkatnya. Kemudian saya SMS, juga tidak dibalasnya. Padahal, saya cuma menanyakan motor untuk pergi kerja,'' tuturnya.

Setelah itu, WW tidak bisa menghubungi suaminya. Kemudian ia mencoba menghubungi istri kedua suaminya, yang berinisial As. Namun, As menyebutkan suami mereka tidak berada di rumah.

''Kata istri kedua suami saya, suruh cari motor itu, karena takut dijual seperti motornya. Lalu saya memintanya untuk menemani untuk mencarinya bersama-sama,'' ungkap WW.

Malamnya, WW bersama As pergi bersama-sama mencari sang suami. Awalnya, mereka mencarinya di Jalan Paus, tapi tidak ada.

Selanjutnya, mereka mencari Brigadir DO di Jalan Hangtuah, Pekanbaru. Saat itulah mereka menemukan suaminya di sebuah hotel di Jalan Hangtuah.

Kemudian As menanyakan suaminya ke resepsonis dan ternyata ada. "Suami saya menginap dilantai III kamar 305," paparnya.

Mengetahui itu, keduanya bergegas naik ke lantai III dan pergi menuju kamar yang ditempati suaminya Brigadir DO.'

'Pas kami ketok piuntunya tidak dibuka hingga kami mendobraknya berdua. Karena ribut akhirnya pintu dibuka tapi ditutup kembali,'' kata WW.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved