Breaking News:

Bupati Enthus Susmono akan Kembangbiakkan Burung Hantu di Tegal

Bupati Tegal, Enthus Susmono berencana akan mengembangbiakkan Burung Hantu atau Tyto Alba

Kontributor Kompas TV/ Ari Himawan Sarono
Enthus Susmono dan Umi Azizah berjalan masuk ke ruang DPRD Tegal, Jawa Tengah untuk melakukan pelantikan sebagai bupati, Rabu (08/01/2014) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, YS Adi Nugroho

TRIBUNNEWS.COM – Bupati Tegal, Enthus Susmono berencana akan mengembangbiakkan Burung Hantu atau Tyto Alba. "Kalau ada yang mau menembak Burung Hantu tembak genti," tegasnya kepada Tribun Jateng, Rabu (22/1/2014).

Menurutnya, pengembangbiakan Burung Hantu ini dapat difungsikan untuk menahan pertumbuhan hama padi yakni tikus secara cepat. Sebab Burung Hantu ini bakal memakan tikus.

Sementara, jumlah Burung Hantu yang paling banyak di Kabupaten Tegal berlokasi di Kecamatan Pagerbarang.

Sebelumnya pada Rabu (22/1/2014) pagi, Bupati Enthus Susmono ikut mengejar dan membunuh tikus bersama para petani. "Hai tikus, jenengan saya bunuh untuk kesejahteraan petani," ujarnya sebelum membunuh tikus di persawahan Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

Dalam gropyokan tikus ini, Enthus bersama dengan sejumlah petani berhasil membunuh ratusan tikus. "Tikus itu kan hama, berkembang biak sangat cepat, apalagi pas musim taman atau petik," jelasnya. Tikus mempunyai lubang persembunyian di mana-mana. Jadi, harus dicegah dan dikurangi perkembangbiakan tikus.

Dari November 2013 hingga Januari 2014, hama tikus telah menyerang 1.030 hektar tanaman padi di Kabupaten Tegal. Petani di Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Udin menerangkan bahwa hama ini sangat merugikan petani. "Setiap malam tikus menyerang hektaran padi," keluhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved