Jalan Rusak di Blora Jadi Sorotan Lagi: Wabup Curhat ke Ahmad Luthfi, Warga Tanami Pohon Pisang
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini curhat ke Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi soal kondisi jalan rusak di Cepu-Randublatung.
Ringkasan Berita:
- Jalan Cepu-Randublatung menjadi sorotan setelah sejumlah video yang memperlihatkan kondisi kerusakan jalan beredar luas di dunia maya, beberapa waktu lalu.
- Kali ini, kondisi itu kembali menjadi perbincangan setelah Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini curhat ke Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
- Selain itu, aksi warga yang menanam puluhan pohon pisang di jalan rusak Randublatung-Blora, juga viral di media sosial.
TRIBUNNEWS.COM - Di berbagai pelosok Indonesia, masih dijumpai jalan rusak yang menjadi penghambat utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Jalan berlubang, berlumpur, atau bahkan tak layak dilalui kerap menjadi pemandangan sehari-hari, terutama di wilayah pinggiran dan perdesaan.
Kondisi jalan yang rusak dan tak layak dilalui juga terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Bahkan, menjadi viral di media sosial.
Jalan Cepu-Randublatung menjadi sorotan setelah sejumlah video yang memperlihatkan kondisi kerusakan akses beredar luas di dunia maya, beberapa waktu lalu.
Kali ini, kondisi itu kembali menjadi perbincangan setelah Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini curhat ke Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Sri menyinggung kondisi Jalan Cepu-Randublatung yang sempat viral di media sosial akibat kerusakan yang terjadi di ruas tersebut.
Hal tersebut disampaikan Sri dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah Wilayah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora pada Selasa (26/6/2026).
Menanggapi pertanyaan itu, Ahmad Luthfi meminta para bupati dan wali kota tidak perlu takut menjadi sorotan atau viral.
Luthfi mengungkit kejadian serupa yang pernah terjadi di Kabupaten Sragen.
Saat itu, seorang kepala desa melakukan aksi mandi lumpur sebagai bentuk protes karena jalan rusak di wilayahnya belum juga diperbaiki.
Aksi itu lantas viral dan memicu perhatian publik.
Baca juga: 2 Kisah Pilu Ibu Hamil Ditandu Imbas Jalan Rusak Mei 2026, Warga Polman 4 Jam Perjalanan ke RS
Setelah video itu viral, Luthfi langsung meminta penjelasan kepada Bupati Sragen terkait persoalan tersebut.
Dari penjelasan yang diterimanya, pemerintah daerah saat itu memilih memprioritaskan pembangunan jalan di lokasi lain.
Sebab, dinilai memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sementara, kata Luthfi, ruas jalan yang menjadi lokasi aksi mandi lumpur membutuhkan biaya perbaikan yang besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Viral-jalan-raya-Randublatung-Cepu.jpg)