Breaking News:

Besok, KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur Beroperasi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan meluncurkan KA Siliwangi jurusan Sukabumi-Cianjur, Minggu (9/2/2014).

Wartakotalive.com/Soewidia Henaldi
Kereta wisata Pangrango yang melayani rute Bogor-Sukabumi mulai beroperasi Sabtu (9/11/2013). 

Tribunnews.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan meluncurkan KA Siliwangi jurusan Sukabumi-Cianjur, Minggu (9/2/2014). Jalur ini dibuka karena tingginya permintaan masyarakat Sukabumi dan Cianjur untuk menggunakan moda transportasi menggunakan rel.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Agus Komarudin mengatakan, nantinya akan disediakan satu rangkaian KA Siliwangi untuk mengantarkan penumpang dari Sukabumi menuju Cianjur ataupun arah sebaliknya.

Dalam satu rangkaian tersebut terdapat dua gerbong kereta kelas eksekutif dan tiga gerbong kereta kelas ekonomi AC serta satu kereta makan penumpang atau restorasi. Tarif untuk kelas eksekutif sebesar Rp 35.000, sedangkan untuk ekonomi AC sebesar Rp 20.000.

Satu rangkaian gerbong kereta kelas eksekutif bisa menampung 50 penumpang. Adapun gerbong kereta kelas ekonomi AC dapat menampung 106 penumpang. Jika ditambah penumpang yang akan mengisi di gerbong kereta makan penumpang (KMP), jumlah total penumpang kereta Siliwangi-Cianjur sekitar 500 penumpang dalam sekali perjalanan. Setiap hari akan disediakan enam kali perjalanan di mana tiga perjalanan dari Sukabumi dan tiga perjalanan dari Cianjur.

"Nantinya kereta Siliwangi akan melintasi 9 stasiun, yaitu Stasiun Sukabumi, Stasiun Ranji, Stasiun Gandasoli, Stasiun Cireungas, Stasiun Lampegan, Stasiun Sindang, Stasiun Cilaku, serta Stasiun Cianjur," ujar Agus melalui keterangan pers, Jumat (7/2/2014).

Sebelumnya, PT KAI telah melncurkan KA Pangranggo jurusan Bogor-Sukabumi pada November 2013. KA Siliwangi akan terintegrasi dengan KA Panggrango sehingga jika ada penumpang dari Jakarta ingin menuju Sukabumi, maka harus menggunakan KA Panggrango terlebih dahulu. "Tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp 50.000 dari Stasiun Senen menuju Stasiun Bogor. Setelah itu, baru menaiki kereta api Siliwangi," kata Agus.

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved