Erupsi Gunung Kelud

34.000 Masker Antisipasi Kelud

BPBD Kabupaten Malang menyiapkan 34.000 masker untuk antisipasi gejolak Gunung Kelud di wilayah Kabupaten Malang.

34.000 Masker Antisipasi Kelud
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah anggota Polisi menggunakan masker usai megikuti upacara di Polda Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Rabu (28/8/2013). Pekatnya kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru akibat meningkatnya titik hotspot di sumatera khususnya riau dua hari terakhir ini, memaksa warga menggunakan masker bila keluar rumah agar terhindar dari penyakit gangguan pernapasan. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

TRIBUNNEWS.COM  MALANG - BPBD Kabupaten Malang menyiapkan 34.000 masker untuk antisipasi gejolak Gunung Kelud di wilayah Kabupaten Malang.

"Masker-maskernya sudah disiapkan di Puskesmas Ngantang dan Kasembon," jelas Hafi Lutfi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang kepada Surya Online, Rabu (12/2/2014).

Selain itu, juga disiapkan obat-obatan oleh Dinkes karena dua kecamatan itulah yang bakal mendapatkan dampak terhadap Gunung Kelud yang kini statusnya siaga 3.

Menurut Hafi, ketika Kelud bergolak pada 2007, selama dinding kawah di sisi utara dan timur kuat, dampak ke Kabupaten Malang hanya terkena panas dan debu. "Tapi semoga tidak terjadi yang lebih dari itu. Kalaupun jebol, lahar panas dan batuan harus melewati tiga DAS, yaitu Konto, Lekso dan Nambaan," jelas Hafi Lutfi.

Soal jalur evakuasi, lanjutnya, sudah disiapkan tapi akan berkoordinasi dengan Kasun setempat agar tepat. Termasuk mempertimbangkan kondisi jalan. "Penunjuk arah belum kita pasang agar tidak membuat panik warga dulu," kata Hafi.

Telah ditentukan titik kumpul pengungsian di SMPN 1 Kasembon, sedang di Ngantang, akan disiapkan di Bendungan Selorejo. "Jumat ini, kami mau Rakor dengan SKPD teknis terkait kesiapan itu," jelasnya.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved