Rabu, 8 April 2026

Ujian Nasional 2014

Peserta Kurang, 48 Sekolah di Jombang Tak Bisa Gelar UN

sebanyak 48 sekolah tersebut tak bisa menggelar UN mandiri itu karena pesertanya kurang dari 20 orang

ilustrasi Ujian nasional 

TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Sebanyak 48 sekolah SMA/MA/SMK di Jombang tidak bisa menggelar Ujian Nasional (UN) secara mandiri. Untuk bisa menggelar UN, puluhan sekolah tersebut harus merger atau menggabungkan diri dengan sekolah lain.
   
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jombang, Muntholip menyatakan, sebanyak 48 sekolah tersebut tak bisa menggelar UN mandiri itu karena pesertanya kurang dari 20 orang.
    
Diungkapkan, untuk bisa menggelar unas mandiri, sekolah wajib memenuhi dua persyaratan. Yakni, sekolah harus sudah berstatus terakreditasi oleh Badan Akreditasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
    
“Kemudian syarat yang kedua, jumlah peserta unas di sekolah yang bersangkutan tidak kurang atau minimal 20 orang,” kata Muntholip, Sabtu (12/4/2014).
    
Nah, menurut Muntholip, 48 sekolah tersebut tidak memenuhi syarat menyelenggarakan unas karena pesertanya kurang 20 siswa.

“Jadi bukan karena tidak terakkreditasi, melainkan karena jumlah pesertanya kurang dari yang dipersyaratkan, 20 orang,” ujar Muntholip.
    
Untuk menjamin peserta didiknya di tingkat akhir bisa ikut unas, menurut Muntholip, 48 lembaga sekolah yang tidak bisa menggelar unas harus merger ke sekolah lain dalam melaksanakan unas.

Ke-48 sekolah yang tak bisa melaksanakan ujian nasional mandiri itu sendiri tersebar di sejumlah kecamatan. Rinciannya, SMA sebanyak 6 lembaga, kemudian MA sebanyak 30 lembaga, serta SMK sebanyak 12 sekolah.

Lembaga sekolah tersebut, diantaranya SMA Avicena di Desa Mojongapit Kecamatan Jombang Kota, dan MA Rahmat Said, Desa/Kecamatan Peterongan.

"Bagi sekolah SMK menggabung ke SMK lain yang memiliki program keahlian sama. Sedangkan SMA dan MA menggabung ke sekolah terdekat," ujar Muntholip.

Di Kabupaten Jombang, UN yang dilaksanakan mulai 14, 15, dan 16 April diikuti 19.562 pelajar. Terdiri dari siswa SMK 7.865 orang, palajar SMA sebanyak 5.890 orang, Madrasah Aliyah (MA) 5.135 siswa, serta 661 siswa kejar paket C  dan 11 peserta dari SMA luar biasa. (Sutono)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved