PLN Madiun Ludes Terbakar Labfor Polda Jatim Baru Olah TKP Senin
Labfor Polda Jatim baru melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengambil sejumlah petunjuk maupun sampel di gedung PLN Madiun, Senin (
TRIBUNNEWS.COM. MADIUN - Kapolres Madiun, AKBP Anom Wibowo memastikan jika tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim baru melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengambil sejumlah petunjuk maupun sampel di gedung PLN Madiun, Senin (21/4/2014).
Ini menyusul bangunan kantor yang ada di barat JL Raya Madiun - Ponorogo, JL MT Haryono, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman itu, masih dianggap membahayakan oleh tim penyidik Satuan Reskrim Polres Madiun Kota maupun tim Labfor Polda Jatim yang bakal ke kantor PLN itu.
"Tim Labfor Polda Jatim ke TKP Senin besok. Karena objek masih berbahaya setelah pembasahan. Kalau besok dianggap sudah dingin," terang Anom Wibowo kepada Surya, Minggu (20/4/2014).
Saat ditanya mengenai detail pembahasan objek bangunan yang membahayakan itu, mantan Kapolres KP3 Surabaya ini enggan menjelaskan dan merincinya.
"Nanti langsung tanyakan ke tim Labfor saja," imbuhnya.
Mengenai adanya sejumlah petugas Polres Madiun Kota di lokasi kejadian menggunakan seragam lengkap dan pakaian preman, kata Anom pihaknya hanya melaksanakan patroli.
Meski para polisi itu, di lokasi kejadian berjaga-jaga sekaligus berfoto-foto di depan gedung yang terbakar serta sesekali duduk-duduk di pos Satpam.
"Setelah dipolice line, dititipkan satpam untuk menjaga objek bangunan yang terbakar. Kami hanya patroli saja," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kantor pusat PLN Madiun ludes terbakar, Sabtu (19/4/2014) pukul 04.30 WIB. Diduga, kebakaran disebabkan korsleting aliran listrik di ruang server lantar dasar bangunan berlantai 2 itu. Kerugian yang dialami PLN Madiun mencapai puluhan miliar rupiah akibat peristiwa yang menggemparkan warga Madiun itu.