Sabtu, 11 April 2026

Titik Macet Terparah, Simpang Mengkreng Nganjuk, Diperlakukan Khusus

"Ini titik macet paling parah di Jatim, karena merupakan pertemuan jalur Jombang, Kediri, dan Nganjuk. Di sini juga ada dua palang pintu kereta api ya

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Sejumlah mobil nekat belok ke arah jalur cepat untuk menghindari kemacetan di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, padahal jalur tersebut untuk arus keluar dari jalur cepat ke jalur lambat, Kamis (5/6/2014). Aksi pelanggaran tersebut membuat arus lalu lintas menjadi macet. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

TRIBUNNEWS.COM,JOMBANG - Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono menyebut Simpang Bangjuri (Jombang-Nganjuk-Kediri) atau tepatnya simpang Mengkreng, merupakan titik macet arus lalulintas paling parah di Jatim.
        
Karena itu Kapolda berjanji akan memberikan perlakuan khusus untuk mengurai kemacetan di titik tersebut. Hal itu dinyatakan kapolda saat melakukan pemantauan di simpang Bangjuri atau Mengkreng, Senin (23/6/2014).
        
"Ini titik macet paling parah di Jatim, karena merupakan pertemuan jalur Jombang, Kediri, dan Nganjuk. Di sini juga ada dua palang pintu kereta api yang tiap satu jam sekali ditutup," kata kapolda saat di lokasi.
        
Karena melibatkan tiga wilayah, pemantauan titik macet itu juga melibatkan tiga Kapolres.

Masing-masing Kapolres Jombang AKBP Ahmad Yusep Gunawan, Kapolres Kediri AKBP Dendy Dhariady, serta Kapolres Nganjuk AKBP  Anggoro Sukartono.
        
Selain itu, sejumlah personel dari tiga wilayah polres tersebut juga terlihat berada di lokasi, dan sibuk mengatur arus lalulintas.
        
Kapolda mengungkapkan, pihaknya menurunkan 9.000 personel untuk pengamanan lebaran di Jatim.

Khusus di Simpang Bangjuri akan ditambah dengan 2 SSK (satuan setingkat kompi) personel dari Polda Jatim.
        
Selain itu, pihaknya juga akan mendirikan tenda besar di kawasan Mengkreng, serta menerjunkan pasukan pengurai massa (Raimas).
        
"Dengan perlakuan khusus dan persiapan matang ini, kami berharap kemacetan di Simpang Bangjuri bisa diminimalkan," harap Unggung.
        
Dia menambahkan, selain pertemuan arus dari tiga kabupaten dan adanya dua palang pintu KA, kemacetan di Simpang Bangjuri juga dipicu banyaknya pedagang di sekitar lokasi.
        
Keberadaan pedagang suvenir dan oleh-oleh ini menyebabkan banyaknya kendaraan pembeli di tepi jalan.

"Untuk mengatasi ini, kita akan membuat kantung-kantung parkir. para pedagang kita imbau lebih
tertib," pungkas kapol

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved