Fenomena Arisan Brondong

Arisan Tante Hadiah Brondong Bertarif Rp 20 Juta

AN sudah empat kali mendapat panggilan melayani kebutuhan seksual tante girang. Tarif yang dipasangnya mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 5 juta.

Arisan Tante Hadiah Brondong Bertarif Rp 20 Juta
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Ini bukan film, tapi nyata terjadi di metropolis Palembang. Kelompok wanita usia 40an tahun aktif menggelar arisan berhadiah pemuda berpenampilan menarik (brondong). Sekali lelang, nilainya bisa mencapai Rp 20 juta. Arisan digelar tertutup di rumah mewah atau di VIP room karaoke.

Penelusuran Tribun Sumsel (Tribunnews.com Network), transaksi ini terorganisir, terdapat peran makelar yang menyediakan berbagai tipe pria sesuai selera tante-tante girang itu. Beberapa germo yang berkeliaran di kota metropolis ini berprofesi sebagai sopir taksi dan karyawan swasta.

Mereka mengenalkan brondong 'koleksinya' ke pemesan dengan imbalan fee sekitar 20 persen dari nilai transaksi. Tanpa makelar, tante-tante ini kesulitan mendapatkan brondong sesuai keinginannya.

Akses mendapatkan brondong itu tidaklah mudah. Butuh relasi sesama penyuka brondong. Karena itulah dibuat sistem arisan brondong agar para tante-tante kesepian ini bisa mendapat kepuasan.

Demikian juga pemuda yang menjalani pekerjaan sebagai brondong, dia juga butuh makelar sebagai pintu masuk ke dalam komunitas tante-tante itu. Jika sudah masuk dan dianggap memuaskan, uang pun mengalir.

Mahasiswa dan anak-anak muda yang baru merintis karir merupakan tipe yang disukai tante girang ini. Pertemuan biasanya berlangsung di ruang VIP karaoke, diskotik, dan rumah mewah. Terkadang, brondong juga dijadikan sebagai kejutan dan hadiah bagi pemenang arisan komunitas tante girang.

Sumber Tribun Sumsel, AN mengaku, mendapatkan kenalan tante girang berkat bantuan makelar yang merangkap sebagai sopir taksi. Saat ada panggilan pada jam berapa pun, sumber yang masih mahasiswa ini harus siap melayani.

Pernah suatu kali ia harus melayani empat tante girang sekaligus. Agar tidak mengecewakan, pria bertinggi 170 cm ini disuruh minum obat kuat. Ia tak bisa menolak, karena tante girang itu rela membayarnya Rp 5 juta per malam.

"Ada satu yang cantik, tiga tante lainnya cukup mengecewakan. Saya tidak bisa memilih, semua sudah diserahkan pada makelar," kata AN saat dijumpai sedang santai di rumahnya awal pekan tadi.

AN sudah empat kali mendapat panggilan melayani kebutuhan seksual tante girang. Tarif yang dipasangnya mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 5 juta. Uang itu tidak dinikmati sepenuhnya, masih harus dipotong sekitar 20 persen untuk makelar.

Halaman
12
Tags
Palembang
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved