Minggu, 25 Januari 2026

Jokowi Diminta Benahi Bidang Maritim

"Alam kita 70 persen laut, 17 ribu pulau, cara pandang (mindset) kita harus berbassis maritim," kata Hugua.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Hasanudin Aco
Warta Kota/Henry Lopulalan
Gubernur DKI Jakarta yang juga Presiden terpilih Joko Widodo (kanan) bersama Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) Richard Joost Lino (kanan) di atas sebuah kapal Pilot Boat yang berlayar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/9/2014). Joko Widodo menyambangi Pelabuhan Tanjung Priok untuk meninjau proses pembangunan dan perluasan pelabuhan khususnya Pelabuhan Kalibaru dalam kaitannya dengan rencana implementasi program Tol Laut. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Revolusi mental yang digagas presiden terpilih Jokowi Widodo alias Jokowi dinilai perlu dimaksimalkan di berbagai sektor. Seperti di sektor maritim Indonesia. Hal itu penting mengingat sektor maritim merupakan ujung tombak dari perekonomian Indonesia.

Demikian diungkapkan Bupati Wakatobi,  Hugua saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Jumat (3/10/2014).

Menurutnya, revolusi mental merupakan di antara kunci memajukan lini maritim di Indonesia. Karena itu, perlu dilakukan perubahan besar-besaran di sektor tersebut.

"Alam kita 70 persen laut, 17 ribu pulau, cara pandang (mindset) kita harus berbassis maritim, jadi perubahan harus terjadi secara cepat dan mendasar," kata Hugua.

Dia meyakini Jokowi mampu membuat kebijakan yang berpihak kepada terbangunnya sarana pendukung sektor maritim tersebut. Pemerintahan Jokowi juga harus ikut menerapkan revolusi mental dalam lini maritim.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved