Sindikat Narkoba Internasional Tertangkap Sembunyikan Sabu di Celana Dalam
Sindikat narkotika internasional yang menjadi target operasi pihak Kepolisian ini punya trik untuk mengelabui petugas.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Arif Bin Suleman terlihat sungguh terlatih. Sindikat narkotika internasional yang menjadi target operasi pihak Kepolisian ini punya trik untuk mengelabui petugas.
Agar tidak ditemukan saat penggeledahan, dia menyembunyikan narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu ke dalam celana dalam yang digunakannya.
Namun, sepintar-pintarnya warga Tarakan, kelahiran 16 Mei 1987 ini berkelit, ia akhirnya tak berkutik saat Polisi menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 155,5 gram yang disembunyikan bersama kemaluannya itu.
“Jadi dimasukkan dalam underwear. Memang dia ingin menghindari sentuhan petugas di bagian itu,” ujar Kapolres Nunukan AKBP Robert Silindur Pangaribuan, Selasa (28/10/2014) saat memberikan keterangan pers di ruangan kerjanya.
Kapolres mengatakan, upaya yang dilakukan Arif ini merupakan cara lama yang sudah dimodifikasi.
“Jadi dimodifikasinya dengan memasukkan ke underwear,” ujarnya.
Tersangka diduga orang yang sudah terlatih dan berpengalaman.
“Pelakunya orang Indonesia, namun sudah seringkali keluar masuk atau melintas ke Tawau, Malaysia,” ujarnya. Sebagai pengedar terlatih, Arif terindikasi termasuk jaringan terorganisir. Sebab, barang bukti SS yang dibawanya itu merupakan pesanan seseorang.
“Jadi ada pemesannya, kemudian ada pembawa barang tersebut dan mereka sudah faham rute-rute mana yang akan dilintasinya?” ujarnya.
Tersangka diketahui sangat faham dengan rute yang harus dilaluinya, sehingga yang bersangkutan hampir saja lolos dari penangkapan aparat.
“Hampir lepas tadinya karena sudah melintasi beberapa pos di sana,” ujarnya.
Kapolres memastikan, tersangka sudah terendus melakukan aktivitas tersebut sejak lama. Karena itulah, pihaknya menjadikannya sebagai target operasi.
“Alhamdulillah untung saja, kecerdikan, kecermatan, kesiapsiagaan anggota kita Polres Nunukan bisa mendeteksi dan menangkap pelaku tersebut,” ujarnya.
Kapolres menjelaskan, kronologis penangkapan bermula saat tersangka menyeberang dari Tawau, Malaysia menumpang speedboat menuju ke Dermaga Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Selasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20141028_191846_sindikat-narkoba-internasional-tertangkap.jpg)