Perampokan Minimarket
Komplotan Ini Ditembak Mati Karena Pegang Senjata Api
Informasi yang dihimpun Surya, dua orang memiliki senjata, yaitu Rudi Hermawanto alias Kadung dan Nur Kholik alias Kipli (31).
Editor:
Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat tidak mengungkap pelaku yang memiliki senjata di Indomaret di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kamis (30/10/2014).
Informasi yang dihimpun Surya, dua orang memiliki senjata, yaitu Rudi Hermawanto alias Kadung dan Nur Kholik alias Kipli (31).
Keduanya sama-sama warga Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, sedangkan dua anggota komplotan lain yang tidak memiliki senjata adalah Miftahudin dan Putra yang sama-sama berdomisili di Kota Malang.
Kadung dan Kipli tewas saat penggerebekan, sedangkan Miftahudin (23) dan Putra (25) mengalami luka tembak di kakinya. Keduanya langsung digelendang ke Mapolres Malang untuk menjalani pemeriksaan.
Perlu diketahui, Miftahudin yang kos di Kecamatan Lowokwaru dan sempat mengenyam pendidikan di sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Malang tapi tidak menyelesaikan pendidikannya alias drop out (DO).
Dalam mengungkap jaringan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pistol rakitan, air soft gun, celurit, badik, motor Satria nopol N 2228 CF dan motor Kawasaki Ninja tanpa nopol.
Sampai saat ini Wahyu belum mengetahui nopol motor tersebut,“Saat beraksi di Dau dan Pujon, pelaku juga menggunakan motor tanpa nopol ini.”