Sabtu, 9 Mei 2026

Dugaan Polda Sulut Terkait Penyebab Kematian Kakak Angelina Sondakh

Publik ingin mengetahui pasti penyebab kematian kakak tercinta mantan putri Indonesia dan politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh i

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo
Tribun Manado/Deffriatno Neke
Sedikitnya sekitar 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Sabhara Polda Sulut diturunkan untuk melakukan penjagaan di Kantor KPU Sulut, Kamis (21/8/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Meski kepolisian sudah membeberkan hasil penyelidikan sementara terhadap kematian Franky Nicolas Sondakh (42). Namun, publik ingin mengetahui pasti penyebab kematian kakak tercinta mantan putri Indonesia dan politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh ini, Senin (3/11/2014).

Sebelumnya Franky ditemukan tak sadarkan diri di Hotel Gran Senyiur, yang terletak di Jalan Sudirman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (1/11/2014).

Apalagi korban sempat dikait-kaitkan dengan kasus dugaan korupsi Pembangunan Gedung Youth Center Manado, yang saat ini sedang didalami Subdit Tipikor Polda Sulut.
Hanya saja, ayahanda Franky, Prof DR Ir Lucky Sondakh enggan menanggapi terkait hasil otopsi pihak rumah sakit."Kalau soal itu (hasil otopsi), no coment," kata mantan Rektor Unsrat saat dihubungi, Senin (3/11/2014).

Dia menambahkan, sesuai rencana, jenazah Franky dari Jakarta akan dibawa ke Manado melalui Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/11/2014) sekitar pukul 05.00 WIB.
"Kemungkinan tiba di Manado sekitar pukul 11.00 wita," ujarnya menjelaskan.

Anggota DPRD Sulut, Inggried Sondakh yang merupakan sepupu almarhum Franky juga tak ingin membicarakan hasil otopsi korban.

"Aduh.. minta maaf kalo soal itu saya tidak tahu. Soalnya tidak enak nanya soal itu ke mereka, karena masih berduka. Setahu saya, jenazah sekarang ada di Jakarta, karena ada permintaan Angie untuk melihat kakaknya itu dan informasinya besok (Selasa) akan dibawah pulang ke Manado," ujarnya.

Prof Lucky juga mengatakan, jenazah akan disemayamkan di rumah kediamannya di Batu Kota, Manado dan dimakamkan di pekuburan Arimatea.

Hanya dari amatan Tribun Manado di rumah Prof Lucky, tak tampak persiapan,  misalnya tenda ataupun aktivtas orang di rumah itu. Diakui juga oleh Jolly, tetangga Prof Lucky bahwa mereka belum tahu kalau jenazah Franky akan disemayamkan dimana."Dorang samua ada di Jakarta," akunya.

Namun menurut Prof Lucky, persiapan itu akan dilakukan Senin malam, karena istrinya sudah pulang duluan ke Manado untuk mempersiapkan segala sesuatu terkait pemakaman anak mereka itu.

"Oh.. ia, memang belum ada persiapan, karena kami lagi di jakarta. Tapi tendanya nanti akan didirikan malam ini (Senin). Istri saya sudah duluan pulang Manado untuk mempersiapkan itu," ujar ayah Anggelina Sondakh ini.

Ditanya soal firasat atau kesan terakhir dengan anaknya itu, Prof Lucky mengaku terakhir bertemu dengan Frank pada Tiga pekan lalu, ketika sang anak mengajak mereka untuk melihat usahanya yang ada di Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Kalau firasat sih nda ada. Tapi sekitar Tiga pekan lalu, dia ajak keluarga ke Sulawesi Tengah. Dia tunjukkan usahanya di sana yang sukses dia bangun," tutur Prof Sondakh.
Sementara itu, Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulawesi Utara, AKBP Hilman mengatakan, meninggalnya kakak Angelina, Franky Sondakh, saksi terkait kasus korupsi Youth Center, diduga keracunan.

"Hasil koordinasi saya dengan Kapolres Balikpapan, kemarin memang ada dugaan sementara bahwa mungkin keracunan," ujar Dirkrimsus saat bersua wartawan sebelum menuju ruangannya, Senin (3/11/2014), sekitar pukul 13.00 Wita.

Ia menambahkan, kemarin, mulai pukul 14.00 siang, jasad putra mantan rektor Universitas Sam Ratulangi Manado, Prof Lucky Sondakh, diotopsi untuk menyelediki penyebab kematiannya.

"Apakah berkorelasi dengan kasus yang kita tangani, tapi kita masih belum mencapai sejauh itu," sambung Hilman.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved