Kamis, 28 Mei 2026

Liga Super Indonesia

Aremania Kecewa, Bendera Raksasa Arema Gagal Berkibar di Partai Final

"Sebagai Aremania kita semua pasti kecewa berat, tapi menyadari itulah permainan," kata Harie.

Tayang:
Surya/Haorrahman
Bendera raksasa Arema Urung berkbar dan kini dimasukkan gudang lagi, setelah gagal ke Final 

Kekecewaan juga dirasakan oleh salah satu penggagas bendera raksasa, Harie Pandiono Paimin.

Harie merupakan Aremania yang telah malang melintang ke seluruh dunia untuk mengibarkan bendera Arema, di stadion-stadin dunia yang dia kunjungi.

Pria kelahiran 29 Juni 1964 itu, telah merantau ke berbagai negara dan benua, dengan membawa bendera Arema.

Beberapa negara telah dikunjungi seperti Los Angeles, Denver, New York, Reno Nevada (Amerika Serikat), Perth, Adelaide, Sydney (Australia), Toronto Niagara Fall (Kanada),  Tower Petronas Malaysia, South Africa, DRC Congo, Mauritania, Maroko, Sahara Desert (Afrika), Madrid Spanyol, Munich Jerman, bahkan Dubai.

"Sebagai Aremania kita semua pasti kecewa berat, tapi menyadari itulah permainan," kata Harie.

Menurutnya laga semifinal mengingatkan saat dia nonton di Alianz Arena di Munich Jerman, di UEFA Champions League, antara Bayern Munchen melawan Chelsea.

Saat itu hingga menit ke-84, Bayern merasa juara, namun goal Didier Drogba membunuh Bayern.

"Artinya menit-menit terakhir selalu menjadi strategi lawan yang lebih waspada daripada kita," kata Harie.(Haorrahman)

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved