Cabuli Korban, Dukun Akui Kerasukan Roh Pangeran Aria Teja
Dia mengaku menyetubuhi dua dari empat korban yang ditipunya.
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Budiyono (40), dukun cabul yang ditangkap kepolisian Kota Semarang, mengaku sempat kerasukan roh sebelum menyetubuhi para korbannya.
Dia mengaku menyetubuhi dua dari empat korban yang ditipunya.
Di depan polisi, Budiyono berkisah. sebelum bersetubuh dengan korban pertama, berinisial DN, dia kemasukan roh pangeran Aria Teja. Begitu pun dengan korban kedua.
Sebelum melakukan ritual pengobatan terhadap korban DN, tersangka juga sempat memegang beberapa alat vital korban, hingga berujung pada adegan suami-istri.
Uniknya, permintaan persetubuhan itu didalihkan atas kehendak roh Aria Teja yang masuk ke tubuhnya.
“Saya keturunan orang pintar pak. Saat itu, rohnya Pangeran Aria Teja masuk ke tubuh saya. Saat melakukan itu, saya setengah sadar,” ujar Budi di Mapolsek Gayamsari Semarang, Minggu (16/11/2014).
Sebelum bersetubuh, Budiyono berkata kepada kedua korbannya bahwa di dalam tubuhnya ada mahluk yang tidak kelihatan. Ia juga mengatakan, jika ingin menghilangkan roh halus itu, harus ada ritual persetubuhan.
Saat ini, Budiyono mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Gayamsari untuk proses hukum lebih lanjut. Dia disangka pasal penipuan disertai dengan pasal pencabulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dukun-cabul_20141116_20141117_031435.jpg)