Kamis, 9 April 2026

Petualangan Cinta Habibi Dengan 'Jimat' Seragam Polisi Berakhir

Sehari-hari ia adalah pedagang pakaian yang belakangan nekat sebagai polisi gadungan untuk menggaet sang pujaan hatinya.

Editor: Budi Prasetyo
NET
ILUSTRASI : Seragam polisi gadungan 

TRIBUNNEWS.COM.PALEMBANG - Habibi pria romantis: rokok dan makan gratis. Semuanya ia dapatkan selama tiga pekan tidur di rumah pacarnya di Jalan KH Wahid Hasim, Kelurahan 3-4 Ulu, bermodal baju dinas polisi yang dibelinya di pasar tradisional Cinde.

Pekerjaan Habibi bukan polisi betulan. Sehari-hari ia adalah pedagang pakaian yang belakangan nekat sebagai polisi gadungan untuk menggaet sang pujaan hatinya. Usahanya mengelabui pacar berhasil, tapi tak warga setempat.

Entah karena samarannya sebagai seorang polisi, Habibi mendadak jemawa. Tak sedikit warga menjadi sasaran ulahnya yang keterlaluan. Dengan seragam dinas seharga Rp 200 ribu, ia berlaku semena-mena.

Kesabaran warga habis. Riwayat Habibi pun mereka telusuri. Aksinya sebagai polisi gadungan terbongkar. Ia mengaku berpangkat brigadir dan anggota Bareskrim yang bertugas di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sontak warga melaporkan Habibi kepada polisi. Habibi malu bukan main. Warga menjadikannya tontonan setelah petugas polisi sungguhan menggelandang Habibi yang masih mengenakan seragam lengkap di badannya.

Petualangan cinta Habibi dengan 'jimat' seragam polisi berakhir, Selasa (16/12/2014) malam. Setelah tiba di Polsek Seberang Ulu I, Habibi masih bergaya sambil menunjukkan seragam polisi sekaligus tanda pengenalnya.

"Setelah kita amankan, dia mengaku dirinya hanya seorang polisi gadungan," ungkap Kapolsek Seberang Ulu I, Beni Prasetya didampingi, Kanit Reskrim, Ipda Mardanus kepada wartawan.

Sumber: Sriwijaya Post
Tags
Palembang
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved