Jumat, 24 April 2026

Saat Warga Manado Kena Musibah Banjir Pria ini Melakukan Aksi Pencurian

Aksi TH alias Theo hampir saja berhasil. Bersama seorang temannya ia membawa sejumlah barang yang ia curi

Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM. MANADO - Aksi TH alias Theo hampir saja berhasil. Bersama seorang temannya ia membawa sejumlah barang yang ia curi dari rumah sekaligus warung milik Ita Arianti di Kelurahan Sario Utara Lingkungan IV, Kecamatan Sario, Minggu (11/1/2015) dini hari. Apes, ia tertangkap.

Saat itu sekitar pukul 03.00 Wita warga setempat sedang siaga karena hujan sudah mengguyur beberapa jam. Air dari kali kecil sudah meluap ke jalan dan mulai memasuki rumah sejumlah warga. Kesibukan warga tersebut dimanfaatkan Theo dan Risky.

Dari kesempatan itu, mereka menggasak tiga ponsel, masing-masing merek Nokia, Samsung, dan Blueberry. Tiga cincin emas milik Ita juga mereka ambil. Tak hanya itu, mereka juga menguras warung dan membawa 42 bungkus rokok berbagai merek.

Keluar dari rumah Ita, mereka segera bergegas. Risky membawa dus berisi ponsel dan emas, Theo membawa rokok di dalam kantong plastik. Namun, langkah cepat keduanya memancing perhatian Bripka Budi Lakoro, anggota Polresta Manado, yang saat itu berada di rumah dinasnya. Pria 34 tahun itu langsung mencegat Theo dan Risky. Risky berhasil melarikan diri dan meninggalkan dos yang dibawanya. Adapun Theo ditahan warga.

"Kami curiga karena dalam plastik yang dibawa berisi puluhan bungkus rokok. Saat kami interogasi ia mengaku mencuri dari sebuah warung. Pelakunya lalu kami serahkan ke Polresta Manado," ujar Budi.

Kapolresta Manado Komisaris Besar Sunarto melalui Kabag Humas AKP Johny Kolondam mengatakan, Theo dimasukkan ke sel untuk proses penyelidikan.

Theo sendiri mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Remaja 16 tahun ini menyebut dirinya diajak Risky. "Kami berjalan dari TKB sampai Mantos. Risky kemudian mengajak untuk mencuri. Dia yang masuk dari jendela, saya mengawasi situasi," kata lelaki berambut pirang ini.

Kata dia, baru kali ini dia menjalani aksi mencuri. Sebelumnya ia mencari uang dengan berjualan CD di Pasar 45.

* Di Taas

Pencurian juga terjadi di Kelurahan Taas Lingkungan VI, Kecamatan Tikala, Manado, Sabtu, (10/1/2015). Filipee Y Nainggolan melaporkan kasus itu pada Minggu (11/1/2015) di Polresta Manado.

Kepada polisi ia mengatakan, pencuri masuk ke rumahnya dengan mencungkil jendela sekitar pukul 03.30 Wita. Saat itu ia tidur lelap.

Keesokan harinya, Filipee kaget jendela (ruang tamu) serta pintu depan sudah terbuka. "Padahal malam tertutup rapat," ujar dia.

Setelah diperiksa, beberapa barangnya hilang. Yakni, satu buah Laptop Asus, satu kamera Canon, dua ponsel Samsung, dan satu tas bermerek. Ditaksir semua barang itu berharga Rp 26 juta. "Laptop, handphone, dan tas di ruang tamu, sementara kamera berada di kamar," kata dia.

Ia berharap polisi bisa menangkap pelaku dan barang-barangnya kembali. (fer)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved