Dilapori Adiknya Kecelakaan, Purwanti Malah Tertipu Rp 2,3 Juta
Penipuan oleh seorang yang mengaku sebagai oknum polisi ini terjadi pada Februari lalu.
TRIBUNNEWS.COM, KULONPROGO – Purwanti (45), warga Pengasih merasa telah tertipu oleh pria yang mengaku sebagai anggota polisi. Uangnya Rp2,3 juta melayang. Purwanti pun melaporkannya ke Polres Kulonprogo.
Informasi dihimpun, penipuan oleh seorang yang mengaku sebagai oknum polisi ini terjadi pada Februari lalu. Perempuan yang bekerja sebagai buruh itu tiba-tiba mendapat telepon dari seorang pria yang mengaku anggota Polres Magelang.
Menurut keterangan Purwanti, pria itu bernama Herianto. Berdasarkan komunikasi per telepon, pria itu mengabarkan bahwa adik Purwanti telah mengalami kecelakaan. Adiknya harus dirawat di rumah sakit setelah menabrak orang hingga meninggal dunia. Sementara, biaya perawatan untuk adiknya belum ditebus.
"Dia meminta saya kirim uang Rp3 juta untuk menebus biaya obat," kisah Purwanti saat memberikan keterangan polisi pekan kemarin.
Purwanti saat itu memang dalam kondisi panik karena mendengar kabar adiknya kecelakaan. Dia pun menyanggupinya, namun jumlah uang ditransfernya hanya Rp2 juta. Setelah transfer pertama, pria tersebut menurutnya kembali menghubungi dan meminta kiriman lagi Rp300 ribu.
Namun setelah Purwanti menyelesaikan transfer dan pulang ke rumah, adiknya yang dihubunginya ternyata dalam kondisi sehat dan baik-baik saja.
Kasubag Humas Polres Kulonprogo, AKP Slamet, mengatakan kasus masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim. Dia membenarkan, penipuan itu dilakukan pria yang mengaku sebagai polisi.
"Sebaiknya masyarakat jangan mudah mempercayai orang lain. Apalagi kabar itu hanya melalui telepon. Perlu dibuktikan dulu misal telepon yang bersangkutan langsung," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rupiah-kurs-dolar_20141225_182921.jpg)