Rabu, 3 Juni 2026

Kesaksian Ayah di Sragen setelah Anaknya Tewas di Sekolah, Diduga Didorong Teman

Siswa SMP di Sragen, Jawa Tengah berinisial WAP tewas usai diduga dianiaya teman sekelas di kamar mandi. Polisi dalami kronologi kejadian.

Tayang:
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Seorang siswa SMP berinisial WAP meninggal dunia setelah diduga dianiaya teman sekelas di kamar mandi sekolah.
  • Polisi menemukan tanda-tanda kekerasan dari hasil olah TKP dan autopsi.
  • Keluarga korban berharap kasus ini diproses hukum meski pelaku masih di bawah umur.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah kembali menjadi sorotan.

Peristiwa ini menegaskan bahwa ruang pendidikan yang seharusnya aman justru menyimpan potensi ancaman serius bagi keselamatan siswa.

Pada Selasa (7/4/2026) lalu, siswa SMP di Sragen, Jawa Tengah berinisial WAP (16) mengalami kekerasan di sekolah dan dinyatakan meninggal saat dibawa ke Puskesmas.

Hasil penyelidikan sementara, korban sempat berkelahi dengan teman sekelasnya di kamar mandi.

Hingga kini, Polres Sragen masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian.

Jenazah sempat diautopsi di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dan telah dimakamkan.

Ayah korban, Maryono (43), mengaku kaget mendapat kabar anaknya tak sadarkan diri di Puskesmas.

"Pertama kali saya dengar dari saudara, saudara saya mengajak langsung ke puskesmas. Lalu, setelah sampai puskesmas, saya ditemani guru dan diantar ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, dan melihat anak saya sudah meninggal dunia," paparnya, dikutip dari TribunSolo.com.

Ditemukan luka lebam di dahi dan bibir tanda kekerasan yang dialami korban di sekolah.

Namun, keluarga terduga pelaku belum mendatangi rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa.

"Belum ada yang datang ke sini dan menemui saya maupun keluarga saya," tandasnya.

Ia berharap kasus ini diproses hukum meski pelaku masih di bawah umur.

Baca juga: Sosok AKP Abdul Rahman, Kasat Binmas Aniaya Warga, Pernah Terluka Kawal Demo Tolak UU Cipta Kerja

"Polisi belum menyampaikan hasil olah TKP," lanjutnya.

Berdasarkan keterangan kepala sekolah, perkelahian berawal dari saling ejek korban dan pelaku.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved