Sebelum Bunuh Korban, Bocah Ini Pura-pura Memijit Dulu
Anton lalu menjemput AS di tempat kerjanya pada Minggu (15/3/2015) sekitar pukul 23.00 wib
TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya mengutarakan, tersangka AS (16) membunuh Anton karena punya utang. Agar Anton tidak lagi menagih utang, kata Dery, AS pun berencana membunuh Anton.
Dery menerangkan, AS menawarkan jasa pijit ke Anton. "AS hubungi Anton bilang mau mijit Anton di rumah AS," papar alumnus Akademi Kepolisian tahun 2001 ini kepada wartawan, Selasa (17/3/2015).
Anton lalu menjemput AS di tempat kerjanya pada Minggu (15/3/2015) sekitar pukul 23.00 wib. Mereka lalu ke rumah AS. "Di rumah itulah AS membunuh Anton," tutur Dery.
"AS lalu mencekik Anton hingga tewas," papar Dery kepada wartawan, Selasa (17/3/2015). Mengetahui Anton tewas, AS lalu mengikat tali karet ban ke tubuh Anton dan menyeretnya ke belakang rumah.
"Tersangka lalu menjatuhkan korban ke dalam laut yang berada di belakang rumah korban," kata dia. AS kemudian membawa kabur sepeda motor Anton. (wakos reza gautama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tersangka-as-saat-ekspose-di-polresta-bandar-lampung_20150317_145759.jpg)