Jabret Tersungkur Saat Ngebut Bawa Lari Kalung Hasil Jambretan
berhasil ditangkap usai tersungkur akibat bertabrakan dengan seorang pengendara sepeda motor ketika akan kabur membawa kalung hasil menjambret.
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG-Junaidi (37) dan Angga Denis Suprihatin (24), dua resedivis jambret terpaksa kembali merasakan dinginnya ubin di balik jerusi besi tahanan Polsekta Ilir Barat (IB) I Palembang setelah berhasil ditangkap usai tersungkur akibat bertabrakan dengan seorang pengendara sepeda motor ketika akan kabur membawa kalung hasil menjambret.
Kedua tersangka yang tinggal saling betetanggaan di Jalan Talang Putri Plaju Ujung tersebut, menjambret korban atas nama Sukarsi (50) warga Jalan Pelita Lorong Sentosa Kecamatan Kemuning, di Jalan Merdeka tepatnya di depan Rumah Sakit Paru-Paru Kecamatan IB I Palembang, Jumat (10/4) sekitar pukul 15.00.
Menurut keterangan tersangka Angga, sebelum kejadian awalnya ia sedang berada di rumah pacarnya di kawasan Bukit Hijau. Namun tiba-tiba saja ia dijemput rekannya Jun dan langsung diajak pulang.
"Ketika melintas di Jalan Merdeka, tiba-tiba Jun langsung menyuruh saya untuk menarik kalung korban," jelasnya saat diamankan di Polsekta IB I Palembang.
Diakui tersangka Angga, ia melakukan aksi penjambretan tersebut sudah yang kedua kalinya yakni pertama di kawasan Bukit. Dan ia juga mengaku nekat menjambret lantaran diajak tersangka Junaidi.
"2010 lalu, saya sudah terbuang di Polsekta Seberang Ulu (SU) I Palembang dalam kasus serupa," jelasnya.
Sedangkan tersangka Junaidi mengatakan, bahwa ia sudah dua kali menjambret dan hal itu ia lakukan lantaran untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup kedua anaknya.
"Awalnya tidak ada niat untuk menjambret tapi tiba-tiba saja saat itu melihat kalung korban dengan spontan saya langsung menyuruh Angga untuk menariknya," jelasnya.
Namun ketika akan kabur, dikatakan tersangka junaidi, ia yang saat itu bertugas membawa sepeda motor malah menabrak orang yang membuat ia dan rekannya terjatuh hingga akhirnya diamankan warga.
"Saya juga sudah pernah terbuag dalam kasus mencuri di Muara Enim beberapa tahun lalu," terangnya.
Terpisah, korban Sukarsi menjelaskan, ia saat itu hendak pergi ke rumah sakit Paru-paru di Jalan Merdeka dengan berboncengan sepeda motor.
Namun saat hendak memasuki gerbang, sepeda motor yang kendarai temannya berjalan lambat dan saat itu juga tiba-tiba datang kedua pelaku yang memepet dari sebelah kanan dan langsung menarik kalung emas putih dari lehernya.
"Kalung saya itu ditarik sampai putus dan kemudian pelaku langsung kabur. Mengetahui itu, kami berusaha mengejar tapi saat itu mereka terjatuh akibat tabrakan sehingga langsung saya teriaki jambret," jelasnya.
Setelah terjatuh dan warga mendengar teriakannya, dikatakan Sukarsi, warga mulai berdatangan dan menangkap dan memassanya beramai-ramai.
"Pelaku sempat diamankan di Garnizun oleh anggota TNI sebelum akhirnya dibawa ke Polsekta," terangnya.